Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal karena anggarannya ada Rp 59 Triliun. Ternyata menyita perhatian Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning.

Kemudian Ribka Tjiptaning menginstruksikan seluruh relawan kesehatan partai untuk aktif mengawal hak peserta BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI).

"Pak Menkeu menyatakan tiga bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal karena anggarannya ada Rp 59 triliun. Jadi, jangan ada lagi alasan rumah sakit menolak pasien rakyat kecil," ucap Ribka dalam acara evaluasi mitigasi bencana di Sekolah Partai, Lenteng Agung, seperti dikutip pada Sabtu (13/2/2026).

Bahkan, Ribka juga melontarkan kritik terhadap Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti. 

Kemudian, ia menilai BPJS tidak boleh dikelola dengan orientasi keuntungan seperti perusahaan asuransi.

"BPJS itu dibuat untuk melayani, bukan perusahaan asuransi yang profit oriented. Ini bentuk hibah dan tanggung jawab negara kepada rakyatnya. Kalau dikit-dikit bilang rugi, ya mundurlah itu (dirut). BPJS itu memang tugasnya mendistribusikan jaminan kesehatan, bukan mengejar untung," jelasnya.

Ribka meminta relawan kesehatan PDIP berani mendampingi pasien kurang mampu yang mengalami kendala pelayanan di rumah sakit. 

Menurutnya, hak peserta BPJS PBI telah dijamin negara melalui APBN.

"Relawan kesehatan PDIP harus berani. Jangan takut. Katakan 'saya dari PDIP, mendampingi hak rakyat'. Ini bukan gratis, pasien BPJS PBI itu sudah dibayar oleh negara," beber Ribka.

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP, Sri Rahayu juga turut menegaskan pentingnya kehadiran relawan dalam setiap persoalan pelayanan publik, tidak hanya saat terjadi bencana.

"Apapun kejadian yang terkait pelayanan di mana pun masyarakat membutuhkan, jika kita tahu informasinya, tugas kita adalah hadir dan melaksanakan pendampingan," beber Sri Rahayu.

Selain itu, ia berharap konsolidasi ini memperkuat soliditas relawan kesehatan di lapangan agar memiliki visi yang sama dalam melayani masyarakat.

"Kita kuatkan barisan supaya tidak ada perbedaan di lapangan. Tujuannya satu, yakni melayani kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (aag)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kerry Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Minyak Mentah
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Danantara Siapkan Pipeline Investasi USD26 Miliar untuk Hilirisasi Lintas Sektor
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Babi ‘Terbang’ Membuat Seluruh Desa Tanpa Listrik
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Investasi Hilirisasi Rp 404 T Dikebut, Potensial Ciptakan 600.000 Lapangan Kerja
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bareskrim Polri Resmi Tetapkan AKBP Didik Jadi Tersangka Kasus Narkoba
• 19 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.