Penulis: Fityan
TVRINews- London Inggris
Bintang Aston Villa ini kini menjadi penantang serius posisi utama di lini tengah skuad Thomas Tuchel.
Peta persaingan lini serang Tim Nasional Inggris mengalami pergeseran signifikan menjelang Piala Dunia 2026.
Nama Morgan Rogers, gelandang serang Aston Villa, kini muncul sebagai kekuatan baru yang sulit diabaikan oleh sang juru taktik, Thomas Tuchel.
Setelah menembus skuad utama dalam empat dari lima pertandingan terakhir The Three Lions, pemain berusia 23 tahun ini membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pelapis bagi nama-nama besar seperti Jude Bellingham atau Phil Foden.
Performa impresifnya di level klub menjadi alasan utama di balik kepercayaan besar yang diberikan Tuchel.
Transformasi Luar Biasa di Villa Park
Rogers mencatatkan statistik yang memukau sepanjang musim 2025/26. Sejauh ini, ia memimpin daftar pencetak gol dan pemberi umpan matang bagi Aston Villa dengan koleksi 9 gol dan 7 assist.
Morgan Rogers, saat sesi latihan (Foto: FIFA)
Kemampuannya mencetak gol dari jarak jauh serta fisik yang tangguh dalam melakukan tekanan (pressing) menjadikannya aset berharga bagi strategi modern.
Manajer Aston Villa, Unai Emery, memberikan pujian tinggi atas karakter sang pemain.
"Dia adalah seorang petarung dan pribadi yang luar biasa.
Sikapnya setiap hari di lapangan sangat fantastis," ujar Emery menanggapi konsistensi anak asuhnya tersebut.
Persaingan Sehat di Lini Tengah
Kedalaman skuad Inggris di sektor gelandang serang memang menjadi yang terbaik di dunia saat ini. Namun, fleksibilitas Rogers yang bisa bermain di posisi nomor 10, sayap kiri, hingga penyerang tengah, memberikan dimensi baru bagi skema Tuchel.
Menanggapi persaingan antara Rogers dan bintang Real Madrid, Jude Bellingham, Thomas Tuchel mengisyaratkan adanya kompetisi yang positif di dalam tim.
"Saat ini persaingan terjadi di antara mereka berdua. Mereka adalah teman, jadi ini adalah kompetisi yang sehat. Apakah mereka bisa bermain bersama? Ya, namun dalam struktur yang berbeda," ungkap Tuchel dalam sesi evaluasi tim nasional beberapa waktu lalu.
Mimpi di Panggung Dunia
Bagi Rogers, perjalanan dari akademi West Bromwich Albion hingga menjadi pilar penting di Liga Primer adalah buah dari kerja keras dan kecerdasan taktik.
Menghadapi turnamen besar di Amerika Utara musim panas mendatang, Rogers tidak bisa menyembunyikan antusiasmenya.
"Setiap anak yang tumbuh besar pasti bermimpi bermain di Piala Dunia. Ada kegembiraan dan gairah tersendiri saat mengetahui Inggris akan berkompetisi untuk mencoba memenangkannya. Ini adalah puncak dari sepak bola," tutur Rogers kepada FIFA.
Inggris dijadwalkan akan memulai kampanye Piala Dunia 2026 mereka melawan Kroasia di Dallas pada 17 Juni mendatang.
Dengan performa yang terus menanjak, Rogers diprediksi akan menjadi salah satu aktor kunci dalam ambisi Inggris merengkuh trofi juara dunia.
Editor: Redaktur TVRINews





