Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan sejumlah pesan dalam Apel Siaga Kamtibmas 'Jaga Ibu Kota Jakarta Untuk Indonesia'. Apel ini dihadiri sejumlah elemen masyarakat, termasuk ojek online (ojol) serta buruh.
Dalam apel yang dilaksanakan di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/2026), Irjen Asep menyampaikan lima pesan utama. Pesan-pesan ini disampaikan agar semua masyarakat bisa berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang bulan Ramadan 2026/1447 Hijriah.
"Dalam menjelang bulan suci Ramadan, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan kita," ujar Irjen Asep.
"Beberapa upaya yang dapat kita lakukan bersama adalah yang pertama, jadilah teladan ketertiban di lingkungan masing-masing. Patuhi aturan, hormati sesama, jaga sikap di ruang publik, serta jaga etika di ruang digital," lanjutnya.
Poin kedua yang disampaikan Irjen Asep, dirinya mengatakan agar masyarakat dapat menolak dan menghentikan penyebaran provokasi, hoaks, ujaran kebencian, serta ajaran kekerasan. Dia meminta masyarakat dapat menyaring informasi sebelum dibagikan dan pastikan kebenaran data sebelum mempercayainya.
"Yang ketiga, utamakan musyawarah dan komunikasi yang menyejukkan; apabila muncul persoalan, selesaikan secara bermartabat, hindari tindakan main hakim sendiri, dan kedepankan koordinasi dan komunikasi," tutur Irjen Asep
Pesan keempat, dia mengajak masyarakat mengaktifkan kewaspadaan lingkungan melalui satkamling atau ronda, pokdar Kamtibmas, serta jejaring keamanan setempat. Dia mengajak agar masyarakat melakukan pencegahan sejak dini terhadap potensi tawuran, konflik, maupun gangguan ketertiban lainnya.
"Dan yang kelima, segera laporkan setiap indikasi gangguan Kamtibmas melalui kanal pelaporan yang tersedia agar dapat ditindaklanjuti secara tepat, cepat, dan akurat," kata Asep.
"Saya percaya bahwa kekuatan Jakarta tidak hanya terletak pada gedung-gedungnya saja, tetapi pada warganya yang tertib, peduli, dan saling mau menjaga. Dan hari ini, kehadiran kita menunjukkan bahwa Jakarta tidak dibiarkan berjalan sendiri. Ada 10.000 orang bahkan lebih yang siap menjadi penguat ketertiban di lingkungannya masing-masing," imbuh dia.
Apel siaga Kamtibmas ini turut diikuti oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Kalingga Rendra Raharja, seluruh pejabat utama Polda Metro Jaya dan jajaran, persatuan satpam, persatuan ojek online, Satkamling, buruh, elemen organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga sejumlah pramuka dan pelajar.
Dalam apel siaga kamtibmas ini juga, dibacakan Deklarasi Kamtibmas. Deklarasi Kamtibmas dalam rangka Jaga Jakarta dibacakan oleh salah satu perwakilan ormas.
Berikut naskah deklarasi yang dibacakan:
Deklarasi Kamtibmas. Dalam jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia, kami, Pokmas se-Jakarta menyatakan sikap:
Satu, bersama Polri menolak dengan tegas segala bentuk aksi anarkis dan pengrusakan serta perusuh masyarakat;
Dua, mendukung tindakan tegas Polri dalam upaya terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif;
Tiga, siap melaporkan segala bentuk ancaman dan tindakan aksi anarkis dan pengrusakan serta perusuh masyarakat;
Empat, siap mendukung program-program Presiden untuk meningkatkan perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat;
Lima, siap bersama jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah dalam jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia.
(kuf/jbr)





