Maxus Sebut Produksi CKD di Indonesia Ikuti Standar Global

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Maxus Indonesia di bawah naungan PT Indomobil Energi Baru menegaskan posisinya sebagai pemain kendaraan listrik yang berfokus pada kualitas dan kesiapan penggunaan melalui partisipasinya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Mengusung tema “A Confident Way to Move Life Forward”, kehadiran Maxus disebut menjadi respons terhadap pasar kendaraan listrik nasional yang kini semakin rasional dalam memilih produk.

National Sales & DND Head PT Indomobil Energi Baru, Elisa P. Tobing, mengatakan konsumen kendaraan listrik di Indonesia saat ini tidak lagi hanya terpaku pada teknologi atau fitur semata.

Menurutnya, pembeli mulai mempertimbangkan faktor keberlanjutan kepemilikan, mulai dari kualitas produk hingga kesiapan layanan jangka panjang.

“Sekarang konsumen lebih mencari kepastian, bukan hanya teknologi. Mereka ingin kendaraan yang siap digunakan sehari-hari dengan dukungan sistem dan layanan yang jelas,” ujar Elisa di sela-sela pameran IIMS 2026 (5/2/2026).

Ia menambahkan, Maxus ingin memposisikan diri sebagai merek yang menawarkan rasa aman bagi pengguna kendaraan listrik. Pendekatan tersebut mencakup pengembangan produk, kesiapan ekosistem, hingga layanan purna jual yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang.

Standar global SAIC Maxus menjadi salah satu fondasi utama strategi tersebut. Sebagai bagian dari SAIC Motor Corporation, seluruh produk Maxus dikembangkan melalui standar desain, manufaktur, dan pengujian keselamatan internasional yang ketat sebelum dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Komitmen kualitas itu juga diperkuat melalui produksi lokal dengan skema CKD (Completely Knocked Down). Produksi di dalam negeri dinilai memungkinkan kontrol kualitas yang lebih optimal sekaligus memastikan ketersediaan pasokan serta kesiapan jaringan layanan purna jual.

“Melalui CKD, kami tidak sekadar merakit kendaraan, tetapi memastikan standar global tetap konsisten diterapkan di Indonesia,” jelas Elisa.

Pada ajang IIMS 2026, Maxus menampilkan dua model MPV listrik andalannya, yakni Maxus Mifa 7 dan Maxus Mifa 9. Keduanya dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang berbeda, mulai dari penggunaan keluarga hingga segmen premium.

Maxus Mifa 7 hadir sebagai MPV listrik tujuh penumpang yang menyasar keluarga modern dan profesional aktif. Model ini dibekali baterai berkapasitas 90 kWh dengan jarak tempuh hingga 570 km berdasarkan standar NEDC, serta kabin dengan lantai rata yang mendukung fleksibilitas ruang dan kenyamanan berkendara.

Sementara itu, Maxus Mifa 9 diposisikan sebagai MPV listrik premium dengan fokus pada kenyamanan maksimal. Mobil ini menawarkan konfigurasi kursi mewah dengan fitur elektrik lengkap, termasuk pendingin, pemanas, pijat, serta memory seat pada baris utama, dipadukan baterai 90 kWh dengan jarak tempuh hingga 520 km (NEDC).

Kedua model tersebut juga telah meraih peringkat keselamatan bintang lima Euro NCAP, yang menjadi salah satu indikator penting dalam menunjukkan standar keamanan tinggi dari pengembangan produk Maxus secara global.

Sementara itu mengutip laman resmi pabrikan, harga MIFA 7 dibanderol mulai Rp 750.000.000 untuk varian Premium dan Rp 799.000.000 untuk varian Lombardi. Kemudian MIFA 9 ditawarkan dengan harga Rp 888.000.000, sedangkan varian tertingginya, MIFA 9 Lombardi, dipasarkan seharga Rp 1.099.000.000.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aturan Baru Prabowo, Ini Objek Tanah Terlantar yang Bisa Disita Negara
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kejutan Valentine dari KAI, Penumpang yang Berpasangan Dapat Upgrade Kursi & Coklat Gratis
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Panggilan Terakhir untuk Kopilot Smart Air di Tanah Papua
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
4 Bulan Pisah Rumah, Insanul Fahmi Angkat Tangan dan Tantang Wardatina Mawa Gugat Cerai
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Pramono Anung Buka Festival Bandeng Rawa Belong 2026: Bukti Nyata Akulturasi Budaya
• 5 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.