Black Shark Bangkit dengan Tablet Gaming Bertenaga Snapdragon 8s Gen 3, Skor Antutu Tembus 1,9 Juta

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kebangkitan Black Shark di pasar perangkat gaming mulai terlihat setelah sub-merek milik Xiaomi itu memamerkan tablet gaming anyar di situs globalnya.

Langkah ini menandai perubahan arah setelah lini ponsel gaming mereka sempat meredup beberapa tahun terakhir.

Alih-alih kembali ke pasar ponsel, perusahaan memilih memusatkan energi pada tablet berperforma tinggi untuk kebutuhan gaming serius.

Perangkat baru tersebut dibangun di atas chipset Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3 yang dikenal membawa tenaga kelas flagship.

Dalam pengujian performa, skor di platform AnTuTu dilaporkan menembus kisaran 1,9 juta poin yang menggambarkan kemampuan komputasi tinggi.

Kombinasi RAM 12 GB LPDDR5X dan memori internal UFS 4.0 berkapasitas 256 GB memberi ruang lega untuk multitasking dan instalasi gim berukuran besar.

Tablet ini mengusung layar 8,8 inci beresolusi 2.5K yang dirancang untuk menampilkan detail visual tajam saat bermain.

Panel tersebut mendukung refresh rate 144 Hz sehingga pergerakan gambar terasa lebih halus dalam gim kompetitif.

Tingkat kecerahan yang mencapai 600 nits serta kalibrasi warna pabrikan membantu menjaga akurasi tampilan.

Baca Juga: Xiaomi Tag Rilis di Eropa, Pelacak Pintar Lebih Murdah dari Apple Tag

Untuk menjaga performa tetap stabil, sistem pendingin berbasis ruang uap dan lapisan graphene dipasang guna meredam panas berlebih.

Pendekatan ini penting agar performa tidak turun ketika perangkat dipakai bermain dalam durasi panjang.

Sektor audio diperkuat melalui speaker ganda simetris dengan smart amplifier untuk menghasilkan suara lebih imersif.

Rancang bangun bodinya dibuat ramping dengan ketebalan sekitar 7,7 mm dan bobot 332 gram sehingga tetap nyaman digenggam.

Material paduan aluminium kelas kedirgantaraan dipilih demi menyeimbangkan kekuatan struktur dan bobot ringan.

Sumber dayanya mengandalkan baterai 7.300 mAh yang diklaim mampu menopang sesi bermain hingga lebih dari lima jam.

Dari sisi konektivitas, dukungan Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, dan keluaran video melalui DisplayPort memperluas skenario penggunaan.

Sistem operasi Android 16 disematkan untuk memastikan kompatibilitas dengan gim dan aplikasi terbaru.

Kehadiran tablet ini menunjukkan upaya serius untuk masuk ke ceruk perangkat gaming portabel yang belum terlalu padat pemain.

Strategi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pasar gaming device tidak lagi terbatas pada ponsel khusus.

Jika respons pasar positif, langkah ini berpotensi membuka babak baru bagi perjalanan Black Shark di industri gaming.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Isi Kuliah Umum ASN OIKN, Menteri PANRB Sampaikan IKN Sebagai Cara Baru Bernegara
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Cara Bikin WhatsApp Tampak Offline Padahal Lagi Online, Mudah
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Cegah FOMO, Literasi Aset Digital dan Kripto Terus Digalakkan
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Program MBG Kerek Penjualan Motor dan Mobil, Bos BGN Beri Bukti
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Viral Pernyataan Wali Kota Denpasar soal Penonaktifan PBI BPJS, Mensos: Menyesatkan dan Hoax!
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.