Soal Kisruh Menara, Begini Respon Kemkomdigi

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementrian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyoroti perkembangan kasus gugatan PT Bali Towerindo Sentra (BALI) Tbk terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Kemkomdigi menyatakan keputusan pengadilan saat ini ditunggu sejumlah pihak, dan berharap adanya persaingan usaha yang sehat di Kabupaten Badung untuk bisnis penyediaan menara telekomunikasi demi mendongkrak pengembangan pariwisata di wilayah itu.

"Kami masih mengamati kelanjutannya seperti apa, karena ini sudah masuk ke ranah hukum. Kami juga sempat mengimbau ke pemerintah daerah jangan sampai ada tindakan hukum sebelum ada putusan pengadilan," ungkap Ketua Tim Fasilitasi Pemanfaatan Bersama Infrastruktur Pasif Ditjen Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi M. Hilman Fikrianto usai mengisi acara diskusi di Jakarta Selatan, Kamis (12/2).


Diungkapkannya, Kementerian Komdigi bersama Kementerian Dalam Negeri sudah berupaya menengahi kasus wanprestasi dengan gugatan perdata senilai Rp3,3 trilun terhadap Pemkab Badung tersebut. Berbagai informasi sudah dikumpulkan, dan pihaknya saat ini menunggu keputusan hukum di pengadilan.

"Kami juga sempat diundang Kemdagri untuk menengahi masalah ini. Kami juga sempat menyanyakan terkait dengan kebijakan apa, dan latar belakang kebijakan yang diambil oleh Kabupaten Badung," ujarnya.

Baca: Harga Emas Melejit 2% Lebih, Diramal Bisa Tembus ke US$5.800/Onz

Kasus sengketa dengan Nomor 1372/Pdt.G/2025/PN Dps itu muncul lantaran Bali Towerindo merasa dirugikan atas berdirinya menara-menara telekomunikasi dari perusahaan lain di wilayah Badung. Perusahaan merasa paling berhak membangun berdasarkan surat perjanjian kerja sama 20 tahun dengan Nomor 555/2818/DISHUB-BD dan Nomor 018/BADUNG/PKS/2007 tertanggal 7 Mei 2007.

Bali Towerindo pun menggugat Pemkab Badung karena dianggap tidak menjalankan perjanjian kerja sama (PKS) yakni Surat Perjanjian Nomor 555/2818/DISHUB-BD dan Nomor 018/BADUNG/PKS/2007 Tentang Kerjasama Pemerintah Kabupaten Badung dengan PT Bali Towerindo Sentra dalam Penyediaan Infrastruktur Menara Telekomunikasi Terpadu di Kabupaten Badung tertanggal 7 Mei 2007.

Pada kesempatan sama, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengembangan Infastruktur dan Menara Telekomunikasi (Aspimtel) Tagor H. Sihombing menilai perlunya persaingan usaha yang sehat untuk pengembangan ekosistem digital di Kabupaten Badung. Kebebasan investasi telekomunikasi di Badung dinilainya penting karena akan menunjang pembangunan wisata Pulau Dewata.

"Harapan kami (kerja sama) itu bisa berakhir supaya secara bersama-sama kita bisa membangun Kabupaten Badung. Karena Kabupaten Badung ini etalase nasional kita untuk pariwisata. Objek-objek wisata ternama di Bali ada di situ. Jadi yang penting itu bagaimana kita bisa membangun industri telekomunikasi yang ada di sana, karena itu sangat menunjang kegiatan wisata," ungkap Tagor.

Baca: Perang Cadangan Emas Dimulai: China Borong, Filipina Obral

Tagor menilai keistimewaan terhadap satu entitas usaha dapat menghambat tumbuhnya investasi di daerah. Dia juga khawatir jika kerja sama pembangunan menara masih berlanjut, akan menjadi contoh buruk terhadap pembangunan ekosistem digital nasional, yang berpotensi ditiru oleh pemda lain.

"Kalau ini masih akan berlangsung ke depan, bisa saja akan diikuti kabupaten kota lain, itu yang kita khawatirkan. Pemda memang yang punya aturan siapa yang boleh berkegiatan di situ. Tapi ini harusnya dibuka pintunya, tidak dibatasi karena kalau dibangun oleh satu perusahaan, tentu hasilnya akan berbeda saat kita bangun bersama-sama," pungkasnya.


(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:
WEF 2026 Davos: Indonesia Gaspol Diplomasi Digital, Energi & Investasi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bonatua Silalahi Bakal Analisis Semua Salinan Ijazah Jokowi
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Chelsea Siap Hadapi Hull City di Piala FA, Rosenior Tegaskan Semua Kompetisi Penting
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
3 Pencuri Batik Tulis Senilai Rp 1,3 Miliar di Pameran Ditangkap
• 39 menit lalukumparan.com
thumb
Program Magang Komdigi 2026 Siapkan 302 Peserta untuk Kuasai AI dan Jaga Ruang Digital
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo Jelaskan Sumber Anggaran MBG hingga Kopdes Merah Putih
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.