Aturan Resmi Ramadan 2026 Terbit, Pemerintah Atur Belajar Mandiri Hingga Libur Lebaran

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah melalui Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Dalam Negeri menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

Kebijakan ini menjadi pedoman nasional bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam mengatur kegiatan belajar selama Ramadan hingga pasca-Idulfitri.

BACA JUGA:PSSI Tunggu Kepastian KOI, Nasib Timnas Indonesia di Asian Games 2026 Masih Abu-abu

BACA JUGA:Kadin Optimistis Sektor Perumahan Mampu Sumbang Pertumbuhan PDB hingga 1,5 Persen

Dalam SEB tersebut diatur bahwa pada 18–21 Februari 2026, murid melaksanakan pembelajaran secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah atau madrasah. 

Penugasan diharapkan sederhana, menyenangkan, dan tidak membebani murid maupun orang tua, serta mengurangi ketergantungan pada gawai dan internet.

Selanjutnya, pembelajaran tatap muka di sekolah/madrasah berlangsung pada 23 Februari hingga 14 Maret 2026, disertai kegiatan penguatan iman, takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. 

BACA JUGA:Kemenhaj Integrasikan SISKOHAT–Nusuk untuk Haji 2026, Tingkatkan Akurasi Data dan Keamanan

BACA JUGA:Panduan Lengkap Cara Cairkan Saldo DANA Gratis Rp146.000 ke Dompet Digital Lewat DANA Kaget Sore ini

Bagi murid Muslim dianjurkan mengikuti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, dan kajian keislaman, sementara murid non-Muslim didorong mengikuti bimbingan rohani sesuai agama dan kepercayaannya.

Libur bersama Idulfitri ditetapkan pada 16–20 Maret serta 23–27 Maret 2026, dan kegiatan pembelajaran kembali berlangsung pada 30 Maret 2026. 

Selama masa libur, murid diharapkan memperkuat silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan.

SEB ini juga meminta pemerintah daerah dan satuan pendidikan menyesuaikan aktivitas pembelajaran, termasuk mengurangi intensitas kegiatan fisik, melakukan asesmen formatif, 

Serta memberikan perhatian khusus bagi anak berkebutuhan khusus dan murid yang berpotensi tertinggal. 

BACA JUGA:Cegah HIV dan IMS, KONDOM SUTRA Tekankan Pentingnya Pakai Kondom

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jumlah Pemudik Diprediksi Capai 143,91 Juta pada Lebaran 2026
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
LPPM Universitas Terbuka Serahkan Kontrak Riset & PkM 2026, Gelontorkan Dana Rp67 Miliar
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
BRI Super League: Eks Arsenal Tidak Patah Arang Persik Hanya Imbangi PSIM
• 5 jam lalubola.com
thumb
Cara Daftar dan Rute Mudik Gratis Pupuk Kujang 2026
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
10 Tradisi Masyarakat Jawa Menyambut Bulan Ramadan, Dari Munggahan hingga Nyadran, Ini Filosofinya!
• 13 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.