BNPB Percepat Huntara Korban Banjir-Longsor Bener Meriah, Targetkan Rampung Awal Ramadan

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Aceh

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto kembali meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah. 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan penyelesaian huntara bagi warga dengan kategori rumah rusak berat.

Dalam keterangannya di huntara Kampung Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, Aceh, Suharyanto menegaskan pembangunan huntara merupakan salah satu dari dua skema utama penanganan rumah rusak berat yang dijalankan pemerintah melalui BNPB.

Selain pembangunan huntara, pemerintah juga menyiapkan skema Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau masyarakat sekitar.

Khusus di Bener Meriah, sebanyak 914 kepala keluarga akan mendapatkan fasilitas huntara. Keputusan tersebut merupakan hasil permohonan masyarakat melalui pemerintah daerah.

“Untuk di Bener Meriah terdapat 914 kepala keluarga dengan kategori rumah rusak berat. Seluruhnya memilih untuk dibangunkan hunian sementara,” ujar Suharyanto dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 14 Februari 2026.

Keputusan pembangunan huntara secara menyeluruh juga mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat. Tinggal menumpang dalam jangka panjang dinilai memiliki tantangan tersendiri dari sisi kenyamanan maupun hubungan sosial.

BNPB menargetkan pembangunan huntara selesai pada awal Ramadan. Untuk unit huntara di Kampung Wonosobo, pembangunan ditargetkan rampung pada 17 Februari 2026. Sejumlah unit huntara di titik lain bahkan sudah selesai dan mulai ditempati warga.

Setiap unit huntara dilengkapi kamar mandi pribadi, serta fasilitas kamar mandi komunal tambahan untuk menunjang kebutuhan warga.

Dari sisi dukungan logistik, Kementerian Sosial menyiapkan bantuan perabot sebesar Rp3 juta untuk setiap unit huntara. Saat ini proses verifikasi dan sinkronisasi data antara Kemensos dan BNPB masih berlangsung agar bantuan dapat segera disalurkan.

BNPB juga menyalurkan bantuan tambahan berupa kipas angin, lemari kecil, kasur, dan kompor bagi penghuni huntara.

Huntara akan digunakan hingga pembangunan hunian tetap (huntap) selesai. Secara konstruksi, bangunan huntara dirancang cukup kuat untuk penggunaan beberapa bulan, namun pemerintah tetap mendorong percepatan pembangunan hunian permanen.

Pembangunan huntap nantinya akan dilakukan melalui dua skema. Skema terpusat akan dibangun dalam satu kawasan terpadu untuk menampung sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga, dengan pelaksanaan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Sementara itu, skema mandiri akan difasilitasi BNPB, di mana masyarakat dapat membangun rumah di lokasi yang dipilih sesuai kebutuhan.

BNPB memastikan seluruh proses pembangunan huntara dan huntap dilakukan secara terkoordinasi bersama kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah guna mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana di Bener Meriah.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Semeru Erupsi 5 Kali, Luncurkan Awan Panas hingga 3 Km
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Cobra Dental Luncurkan Mahatta untuk Memperkuat Industri Kedokteran Gigi Indonesia
• 22 jam lalugenpi.co
thumb
Kuasa Hukum Ressa Rossano Sebut Denada Tidak Menyesal saat Minta Maaf
• 12 jam lalugenpi.co
thumb
Cerita Doni Zola alias Donzol, Kini Lebih Nyaman Jadi Komentator ketimbang Pelatih Futsal
• 5 jam lalubola.com
thumb
Tendang Wuling Sampai Denza! Mobil Listrik Ini Jadi Raja Jalanan RI
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.