Penulis: Rifiana Seldha
TVRInews, Jakarta
Televisi Republik Indonesia (TVRI) menjalin kolaborasi dengan Kompas Gramedia (KG) Group of Media untuk menggaungkan kampanye “Bola Gembira” kepada masyarakat jelang Piala Dunia 2026. “Bola Gembira” menjadi tagline yang diusung TVRI dalam menyambut ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Kolaborasi ini ditandai dengan kunjungan jajaran Direksi TVRI yang dipimpin Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno ke Kantor Kompas Gramedia di Menara Kompas, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. Rombongan TVRI disambut oleh Managing Director of Grid Network Dian Gemiano, Direktur Programming Kompas TV Uncu Putra, serta Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo.
TVRI terakhir kali menjadi official broadcaster Piala Dunia pada 1994, sehingga saat ini perlu beradaptasi dengan format pertandingan yang semakin kompleks dan jumlah laga yang lebih banyak. Iman Brotoseno menuturkan, TVRI akan terus belajar dan meningkatkan kualitas siaran agar penyajian Piala Dunia 2026 dapat optimal bagi masyarakat.
“TVRI perlu belajar, tahun 1986 itu terakhir kita dapat hak siar Piala Dunia di Meksiko dan itu kualitas (televisi zaman) dulu. Tahun 1990 dan 1994, TVRI siaran bersama dengan RCTI dan lain-lain, dan sekarang kami agak tergagap-gagap dengan situasi ini karena Piala Dunia kali ini pertandingannya merupakan yang terbanyak,” kata Iman di Menara Kompas, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.
Menurut Iman, kolaborasi dengan KG Group of Media menjadi bagian dari strategi komunikasi publik untuk menyebarluaskan informasi Piala Dunia secara luas dan edukatif.
“Kami berharap dukungan dari teman-teman Kompas dan kami siapkan juga media center, sehingga segala informasi bisa didapatkan langsung di sana,” jelas Iman.
Managing Director of Grid Network, Dian Gemiano menyampaikan pihaknya antusias mendukung kampanye “Bola Gembira” melalui jaringan media Kompas Gramedia untuk mengedukasi masyarakat agar mengikuti Piala Dunia melalui TVRI.
“Bola Gembira ini menarik, kita bisa kolaborasi menyampaikan dan mengedukasi masyarakat untuk menonton Piala Dunia di TVRI melalui tagline Bola Gembira,” kata Dian Gemiano.
Sejalan dengan itu, Direktur Programming Kompas TV, Uncu Putra juga menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dalam memeriahkan penyiaran Piala Dunia 2026.
“Untuk kesiapan expose, kami ready dari Kompas TV,” kata Uncu.
KG Group of Media sendiri memiliki pengalaman panjang dalam peliputan maupun penyebarluasan informasi terkait Piala Dunia. Bahkan, jaringan media nasional ini memiliki catatan yang bersih selama peliputan dan penyebarluasan kegiatan Piala Dunia sebelumnya dari FIFA selaku penyelenggara kompetisi tersebut.
“Sejauh ini Kompas mendapat catatan bagus (dari FIFA), sehingga dapat jatah akreditasi (media) yang lumayan. Pernah Harian Kompas, Kompas.com dapat (akreditasi media) semua di 2018. Di 2022, Harian Kompas juga dapat akreditasi media untuk fotografer dan videografer,” kata Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo.
Melalui sinergi ini, TVRI dan KG Group of Media berkomitmen menyajikan informasi Piala Dunia 2026 secara berkualitas sekaligus mendorong dampak positif bagi masyarakat, termasuk potensi penguatan ekonomi melalui kegiatan nonton bareng (nobar) dan aktivitas UMKM.
Sebagai informasi, Tagline “Bola Gembira” diusung sejalan dengan harapan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan hiburan Piala Dunia kepada masyarakat melalui TVRI sebagai official broadcaster.
LPP TVRI resmi menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2026 dengan total 104 pertandingan yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen ini akan diikuti 48 negara yang terbagi dalam 12 grup.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan waktu tayang di Indonesia mulai pukul 23.00 hingga 11.00 WIB. Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport, dengan pola siaran simulcast maupun siaran pertandingan berbeda secara bersamaan, khususnya pada laga terakhir fase grup.
Editor: Redaktur TVRINews





