JAKARTA, KOMPAS.TV – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah di Indonesia pada Minggu (15/2/2026).
Prakirawan BMKG Afif Shalahuddin menjelaskan, Bibit Siklon Tropis 96S diperhakirakan masih berada di Samudera Hindia barat daya, Banten, dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan bergerak ke arah barat.
Menurutnya, bibit Siklon Tropis ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di sekitar sistem tersebut.
“Potensi Bibit Siklon Tropis 96S untuk menjadi Siklon Tropis dalam 24 hingga 48 jam ke depan dalam kategori rendah,” ucapnya seperti dikutip dari unggahan di Instagram @infobmkg, Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga: Daryono BMKG Mengundurkan Diri dari Jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami
Ia menjelaskan, wilayah tekanan rendah atau low terpantau di daratan utara Australia, serta sirkulasi siklonik terpantau di perairan utara Kalimantan Barat.
Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Laut Sulawesi hingga Kalimantan Utara dan di sekitar sistem.
Daerah konvergensi lain juga diperkirakan memanjang dari Sumatera Utara hingga Jambi, perairan selatan Banten hingga pesisir selatan Jawa Barat.
“Di Samudera Hindia Selatan Jawa, dari Sulawesi Utara hingga Laut Maluku dan di Laut Arafuru,” tuturnya.
“Daerah konfluensi diprakirakan terbentuk di perairan barat Sumatera, Samudera Hindia Selatan Jawa, Laut Banda, Laut Flores, Laut Sawu, Laut Timur, Laut Halemahera, dan Laut Arafuru,” ucapnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- badan meteorologi klimatologi geofisika
- bmkg
- prakiraan cuaca
- peringatan dini
- info cuaca





