Suara dari Kebumen, Gus Ipul Perjuangkan Anak-Anak yang Terpinggirkan

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

KEBUMEN, DISWAY.ID-- Di tengah riuh tepuk tangan, senyum dan haru anak-anak Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 44 Kabupaten Kebumen, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memanggil seorang bocah kecil yang baru saja tampil dalam paduan suara. Namanya Anang Irawan, 9 tahun.

Seragamnya sedikit kebesaran. Suaranya belum sempurna. Tapi matanya penuh cahaya.

“Senang sekolah di sini?” tanya Gus Ipul sambil tersenyum.

BACA JUGA:Praperadilan Ditolak, PMJ Tegaskan Kasus Richard Lee Berlanjut

BACA JUGA:Kejar Nol Kemiskinan Ekstrem, Kemenko PM Fokus Penguatan Ekonomi Kawasan

Anang mengangguk pelan. “Senang,” jawab Anang lirih.

Jawaban sederhana itu membuat Gus Ipul terdiam sejenak. Ia lalu menoleh ke hadirin dan berkata, “Anak-anak seperti Anang inilah yang harus diperhatikan negara.”

Anang adalah anak yatim. Ibunya meninggal lima tahun lalu. Ia tinggal bersama ayahnya, Kodrat (52), buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Sejak ditinggal istrinya, Kodrat harus bekerja sambil mengasuh dua anaknya.

“Dulu Anang lebih sering main, kurang terarah. Sekarang lebih mandiri,” ujar Kodrat dengan mata berkaca-kaca. “Saya merasa sangat terbantu.”

Di situlah Gus Ipul menjelaskan makna besar di balik Sekolah Rakyat.

BACA JUGA:Musprov VIII Kadin Sultra, Anton Timbang Tegaskan Komitmen Hilirisasi Aspal Buton

BACA JUGA:Awdella Rilis 'Aku Juga Manusia', Lagu Paling Relate Soal Toxic Relationship di 2026

“The invisible people seperti yang disebut Presiden, itu sebenarnya bukan orang jauh. Mereka ada di sekitar kita. Tapi kadang tidak terlihat. Tidak tercatat. Tidak terdengar,” ujar Gus Ipul dalam kunjungan kerjanya di SRT 44 Kebumen, Sabtu (14/2/2026).

Menurutnya, keluarga seperti Anang dan ayahnya adalah bagian dari kelompok yang belum sepenuhnya tersentuh proses pembangunan. Mereka hidup, berjuang, tetapi sering luput dari perhatian sistem.

“Bapak Presiden Prabowo memberi atensi serius pada mereka. Salah satu strateginya adalah menghadirkan Sekolah Rakyat. Negara harus hadir untuk anak-anak seperti Anang,” tegasnya.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keseruan Imlek 2026 di Jakarta, Ini Rangkaian Acaranya dari Bundaran HI hingga Glodok
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Sentil Kelompok Pengganggu dan Ekonom, Prabowo: We Are Not Stupid
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
PSV telan kekalahan kedua setelah takluk dari FC Volendam 1-2
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Reuters : Kemungkinan Operasi AS di Iran Bisa Menargetkan Gedung-gedung Negara
• 3 jam laluerabaru.net
thumb
Timnas Indonesia U-17 Tidak Perlu Takut Terjebak di Grup Maut Piala Asia U-17 2026
• 11 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.