Pantau - Badan Gizi Nasional menegaskan penghentian distribusi Program Makan Bergizi Gratis hingga satu bulan bukan bagian dari mekanisme penyesuaian normal dan harus segera dilaporkan untuk ditelusuri penyebabnya.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menyatakan setiap penghentian distribusi dalam jangka waktu lama wajib dilaporkan kepada koordinator wilayah atau pihak terkait guna memastikan tidak terjadi pelanggaran prosedur oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
“Apabila terjadi penghentian distribusi hingga satu bulan, hal tersebut bukan bagian dari mekanisme penyesuaian normal dan harus segera dilaporkan,” kata Sony Sonjaya.
Penyesuaian Normal Hanya Satu hingga Dua HariBGN menjelaskan penyesuaian distribusi dianggap wajar apabila dilakukan untuk mencegah ketimpangan anggaran belanja antar-SPPG seperti perbedaan belanja per porsi.
Proses penyesuaian tersebut hanya memerlukan waktu singkat sekitar satu hingga dua hari dan tidak boleh mengganggu layanan secara berkepanjangan.
Penghentian selama satu minggu masih dinilai wajar, namun jika mencapai satu bulan dinilai tidak normal dan harus segera diperiksa.
Kasus di Bandarlampung DitelusuriKetua Satgas MBG Provinsi Lampung Saipul menyatakan akan mengecek langsung ke SPPG yang menghentikan distribusi bersama koordinator wilayah untuk mengetahui penyebabnya.
SDN 1 Waydadi dan SDN 1 Harapan Jaya di Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, tidak menerima MBG sejak 12 Januari 2026 akibat peralihan atau pemerataan dapur dari SPPG Sukarame 04 ke SPPG Muhammadiyah.
BGN menegaskan distribusi MBG harus tetap berjalan sesuai prosedur dan tidak boleh terhenti lama tanpa alasan yang jelas.




