Kekeringan Melanda, Pemko Tanjungpinang Gelar Shalat Istisqa’

tvrinews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Penulis: M. Taufiqurrahman

TVRINews, Tanjungpinang

Kota Tanjungpinang dilanda kemarau panjang dalam beberapa bulan terakhir yang berdampak pada kekeringan dan terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan.

Shalat Istisqa dilaksanakan di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kota Tanjungpinang pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, organisasi masyarakat Islam, serta masyarakat umum.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, mengatakan pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk doa bersama sekaligus permohonan ampun kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan di tengah cuaca kering yang melanda Tanjungpinang dan sekitarnya.

“Ini adalah ikhtiar dan doa bersama kita agar Allah SWT segera menurunkan hujan. Kondisi kemarau yang cukup panjang sudah berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat,” ujar Raja Ariza.

Ia menjelaskan, masyarakat Tanjungpinang sangat bergantung pada ketersediaan air dari Sungai Gesek, Sungai Pulai, serta sumber air bawah tanah. Menurutnya, debit air yang terus menurun dikhawatirkan dapat memengaruhi pasokan air bersih dalam jangka panjang.

“Kita berharap dengan doa bersama ini, kondisi segera membaik. Karena jika debit air terus menurun, tentu akan berdampak luas terhadap kebutuhan dasar masyarakat,” tambahnya.

Raja Ariza juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Shalat Istisqa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda, OPD, instansi vertikal, organisasi masyarakat Islam, dan masyarakat Tanjungpinang yang telah bersama-sama melaksanakan Shalat Istisqa hari ini,” katanya.

Selain pelaksanaan Shalat Istisqa’, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga telah melakukan berbagai upaya penanganan, di antaranya menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air warga hingga kondisi cuaca kembali normal.

Sebagai informasi, qhalat Istisqa adalah shalat sunnah yang sangat dianjurkan, dilakukan berjamaah untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di saat terjadi kekeringan atau musim kemarau panjang. Shalat ini terdiri dari dua rakaat, dilaksanakan di tempat terbuka seperti lapangan, dan umumnya diakhiri dengan dua khutbah serta memperbanyak istighfar.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambut Ramadan, Polda Kaltim Gelar Wayang Kulit di Balikpapan
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bamsoet: Prabowo Minta DPR Tata Sistem Politik agar Tak Berbiaya Tinggi
• 1 jam lalukompas.com
thumb
FA Cup : Man City Susah Payah Tekuk Salford City
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Status JKN Dinonaktifkan Sementara, Pasien Masih Bisa Berobat di RS?
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Santuy Tapi Tetap On-Theme, Intip Inspirasi Streetwear Buat Rayakan Imlek
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.