Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT karena tak bisa beli alat tulis. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.

Sontak, kabar itu pun menyedot perhatian publik, hingga menuai komentar warganet karena kabar itu viral di media sosial.

Dalam keterangan polisi, bocah SD itu akhiri hidupnya diduga keran menerima makian dari ibu kandungnya melalui WhatsApp.

Bahkan, kata kepolisian, sebelum bocah SD itu akhiri hidupnya, ia sempat mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp bernada makian dari ibunya.

"Screenshot chat dari ibu ke korban lalu diunggah oleh korban di WhatsApp beberapa hari sebelum peristiwa terjadi," ungkap Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah, Jumat (13/2/2026).

Lanjut terang Iptu Anggah, unggahan tersebut kemudian beredar luas di media sosial.

Dari tangkapan layar itu, kata dia, erlihat sejumlah kata kasar yang dikirimkan kepada korban. Saat membagikan gambar itu, korban juga menuliskan keterangan, "Di balik tawa gua disisi lain aku juga cape".

Kemudian, Iptu Anggah juga menceritakan kronologi bocah SD itu akhiri hidupnya.

Kata dia, insiden tersebut pertama kali diketahui oleh ibu korban. Berdasarkan rekaman kamera pengawas, ibu korban pulang ke rumah pada pukul 18.01 WIB.

"Berdasarkan rekaman CCTV, ibu korban naik mobil pulang ke rumah. Lalu masuk ke rumah pukul 18.01 WIB," cerita Iptu Anggah.

Tak lama setelah masuk, jelasnya, sang ibu mendapati anaknya sudah dalam kondisi tergantung. Ia kemudian keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan.

"Jam 18.03 WIB, ibu korban keluar dan berteriak. Jadi ibu korban ini yang pertama mengetahui anaknya gantung diri," kata Anggah.

Warga yang mendengar teriakan tersebut, kata dia, segera berdatangan. Korban lalu dilarikan ke Rumah Sakit Wongsonegoro Semarang menggunakan mobil milik ibunya yang dikemudikan tetangga, sementara sang ibu menyusul dengan sepeda motor.

"Dibawa ke rumah Rumah Sakit Wongsonegoro Semarang menggunakan mobil ibunya yang dikemudikan oleh tetangganya. Ibu korban mengikutinya dengan menggunakan sepeda motor," beber Anggah. (aag)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir di Jember Meluas Hingga 23 Desa di 10 Kecamatan
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Kucing Ditendang Hilang Nyawa Bikin Pensiunan ASN Blora Jadi Tersangka
• 14 jam laludetik.com
thumb
Cerita Pria Hindu Membela Warga Muslim di India
• 13 jam laludetik.com
thumb
Daftar Terbaru Penerima MBG: Anak Pernikahan Dini Sampai Putus Sekolah
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tottenham Hotspur Terpuruk di Papan Bawah, Igor Tudor Datang Bawa Tugas Berat
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.