Brad Pitt Dipastikan Tampil Lagi di Lanjutan Film Once Upon a Time in Hollywood

eranasional.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM –  Aktor papan atas Brad Pitt dipastikan kembali memerankan karakter Cliff Booth dalam sekuel film Once Upon a Time in Hollywood. Kabar ini langsung memicu antusiasme penggemar yang telah lama menantikan kelanjutan kisah dunia Hollywood era 1960-an yang sebelumnya digarap oleh Quentin Tarantino.

Dalam proyek terbaru ini, kursi sutradara akan ditempati oleh David Fincher, sineas yang dikenal dengan gaya visual gelap dan pendekatan psikologis yang kuat. Kolaborasi Fincher dan Pitt bukan hal baru di industri perfilman. Keduanya pernah menciptakan sejumlah film ikonik seperti Se7en, Fight Club, serta The Curious Case of Benjamin Button. Reuni ini pun dinilai sebagai salah satu daya tarik utama dari sekuel yang tengah disiapkan tersebut.

Pada film pertamanya yang dirilis tahun 2019, Once Upon a Time in Hollywood menghadirkan kisah fiksi berlatar industri hiburan Los Angeles menjelang akhir dekade 1960-an. Cerita berfokus pada aktor televisi Rick Dalton yang diperankan oleh Leonardo DiCaprio serta pemeran penggantinya, Cliff Booth, karakter yang dimainkan Pitt. Dinamika hubungan keduanya menjadi jantung cerita, berpadu dengan latar sejarah kelam pembunuhan oleh kelompok Charles Manson yang mengguncang Hollywood saat itu.

Dalam versi sekuel, kisah disebut akan diadaptasi dari novel Once Upon a Time in Hollywood yang sebelumnya ditulis Tarantino sebagai perluasan dari filmnya sendiri. Buku tersebut menggali lebih dalam latar belakang kedua karakter utama, memperkaya detail kehidupan pribadi mereka serta dinamika industri film pada era tersebut. Penerbit menggambarkan novel itu sebagai perpaduan antara esai, kritik budaya populer, serta refleksi pribadi tentang dunia perfilman 1970-an.

Keputusan menunjuk Fincher sebagai sutradara memunculkan spekulasi mengenai arah kreatif sekuel ini. Berbeda dengan Tarantino yang identik dengan dialog tajam dan sentuhan satir, Fincher dikenal lewat pendekatan atmosferik yang intens dan karakter yang digali secara psikologis. Sejumlah pengamat film menilai, sentuhan Fincher bisa menghadirkan dimensi baru bagi karakter Cliff Booth, terutama jika cerita lebih mengeksplorasi masa lalu dan sisi gelap dunia hiburan.

Kembalinya Brad Pitt sebagai Cliff Booth juga menjadi sorotan karena perannya dalam film pertama berhasil membawanya meraih berbagai penghargaan bergengsi. Ia memenangkan Academy Award untuk Aktor Pendukung Terbaik pada ajang Academy Awards 2020 berkat penampilannya yang karismatik sekaligus misterius. Selain Oscar, film tersebut juga meraih lima nominasi Golden Globe Awards dan sepuluh nominasi BAFTA Awards, termasuk kategori Film Terbaik dan Sutradara Terbaik.

Kesuksesan tersebut membuat ekspektasi terhadap sekuel semakin tinggi. Banyak penggemar penasaran bagaimana nasib Rick Dalton dan Cliff Booth setelah peristiwa dramatis di akhir film pertama. Apakah cerita akan tetap berfokus pada dua karakter tersebut, atau memperluas semesta dengan tokoh-tokoh baru, masih menjadi misteri yang belum diungkap secara detail oleh pihak studio.

Kombinasi nama besar seperti Pitt dan Fincher dinilai mampu menarik perhatian lintas generasi penonton. Selain itu, latar Hollywood klasik dengan sentuhan nostalgia masih menjadi tema yang diminati, terutama di tengah tren film yang mengangkat sejarah industri hiburan.

Secara tematik, Once Upon a Time in Hollywood dikenal tidak hanya sebagai kisah persahabatan dua pria dalam industri yang keras, tetapi juga sebagai surat cinta Tarantino terhadap Hollywood lama. Film tersebut menggambarkan transisi dari era keemasan film koboi televisi menuju gelombang baru perfilman yang lebih modern dan eksperimental. Nuansa inilah yang kemungkinan akan tetap dipertahankan dalam sekuelnya, meski dengan interpretasi berbeda dari tangan Fincher.

Karakter Cliff Booth menyimpan banyak ruang eksplorasi. Sosoknya yang tenang, misterius, dan penuh spekulasi tentang masa lalunya membuka peluang untuk pendalaman cerita yang lebih gelap dan kompleks. Jika Fincher mengangkat sisi tersebut, sekuel ini berpotensi menghadirkan pendekatan yang lebih psikologis dibanding film pertamanya.

Hingga kini, detail jadwal produksi maupun tanggal rilis resmi belum diumumkan. Namun, konfirmasi keterlibatan Brad Pitt dan David Fincher sudah cukup untuk memicu diskusi luas di kalangan pecinta film. Proyek ini juga menjadi bukti bahwa warisan Once Upon a Time in Hollywood masih relevan dan memiliki daya tarik kuat beberapa tahun setelah perilisan perdananya.

Dengan reputasi Pitt sebagai aktor yang piawai memerankan karakter kompleks dan gaya penyutradaraan Fincher yang khas, sekuel ini diprediksi akan menjadi salah satu film yang paling dinantikan dalam beberapa tahun ke depan. Para penggemar kini menunggu kabar lanjutan tentang proses produksi, jajaran pemeran tambahan, serta arah cerita yang akan membawa Cliff Booth kembali ke layar lebar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Depan Investor dan Dubes, Prabowo Pamer Hemat Anggaran Rp 300 T
• 30 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Rekosistem X SoSoft Resmikan Waste Station di Parahyangan: Warga Bisa Tukar Sampah jadi Poin
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono Mundur, Pensiun Dini Karena Sakit Mata
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
BPH Migas pastikan pasokan BBM di Jateng aman jelang Ramadhan
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Bahlil Didukung Kembangkan PLTN, Energi Nuklir Bisa jadi Masa Depan Ketahanan dan Transisi Energi Indonesia
• 20 menit laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.