Kualitas Udara di Tangsel Ikut Dipantau Usai Kebakaran Gudang Pestisida

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemkot Tangerang Selatan melakukan sejumlah langkah usai kebakaran gudang milik PT Biotek Saranatama di Tangerang Selatan hingga mencemari Sungai Cisadane. Kini, kualitas udara juga ikut dipantau usai kebakaran itu.

"Saat ini kami telah melakukan pemantauan terkait kualitas udara," kata Kadiskominfo Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, saat dihubungi, Minggu (15/2/2026).

Asep mengatakan, hingga kini belum ada laporan dari warga terkait dampak kesehatan serius akibat paparan bau tersebut. Meski demikian, warga yang berada di dekat lokasi diminta tidak berlama-lama beraktivitas di area yang baunya masih kuat.

"Kami menganjurkan agar penggunaan masker dimasifkan, terutama di sekitar lokasi terdampak," ujarnya.

Baca juga: KLH Pastikan Bara Asap Gudang Pestisida Tak Ada Lagi: Bau Sudah Berkurang

Selain itu, Pemkot Tangsel bersama instansi terkait juga menabur karbon aktif ke aliran sungai Jaletreng. Hal ini untuk mengikat sisa residu kimia untuk mencegah partikel berbahaya terbawa arus.

"Hal tersebut bertujuan untuk mengikat sisa residu kimia, mempercepat proses stabilisasi kontamintan di air, dan sebagai langkah pencegahan agar partikel berbahaya tidak terbawa lebih jauh oleh aliran air atau hujan. Analisis lanjutan masih berjalan, dan penanganan berikutnya akan menyesuaikan hasil pemeriksaan dan rekomendasi teknis dari tim terkait," jelasnya.

Asep juga mengimbau masyarakat untuk tidak memancing dan mengonsumsi ikan dari aliran sungai untuk mencegah keracunan. Saat ini pihaknya masih melakukan berbagai langkah pemulihan.

"Imbauan ini tetap berlaku sampai kualitas air dinyatakan aman melalui uji laboratorium. Bagi warga yang merasa tidak nyaman atau memiliki keluhan, layanan pemeriksaan tersedia di puskesmas dan posko kesehatan. Data lingkungan dan kesehatan terus kami kumpulkan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan mengenai langkah selanjutnya," tuturnya.

Sebelumnya, pabrik pestisida yang berada di Kecamatan Setu, Kota Tangsel, tersebut terbakar pada Senin (9/2) lalu. Petugas bahkan harus menggunakan 2 truk pasir untuk memadamkan api yang bersumber dari bahan kimia tersebut. Api baru padam setelah 7 jam penanganan.

Baca juga: Menteri LH Bakal Gugat Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane




(wnv/idh)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Houston Siapkan Wajah Baru Lebih Sejuk Sambut Piala Dunia 2026
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Inter Milan Hantam Juventus di Derbi Italia, Chivu: Semoga Kemenangan Ini Jadi Titik Balik
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Atlet Muda Indonesia Ardana Cikal Siap Tampil di SEA Boluder League 2026
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Perang Saudara di Sudan, 6.000 Tewas dalam 3 Hari
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Gaspol Hari Ini: Megawati–Pramono Tantang Prabowo pada 2029?
• 22 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.