Alasan Ryan Garcia Dapat Hukuman dari WBC Jelang Duel Lawan Mario Barrios di Perebutan Gelar Juara Dunia, Ternyata Gara-Gara Hal Ini

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik alasan mengapa Ryan Garcia mendapatkan hukuman dari World Boxing Council (WBC) jelang duel melawan Mario Mario Barrios di perebutan gelar juara kelas welter.

Ryan Garcia (24-2, 20 KO, 1 NC) dijadwalkan akan berhadapan dengan Mario Barrios (29-2-2, 18 KO), untuk memperebutkan gelar juara kelas welter WBC milik Barrios di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat pada 21 Februari 2026 mendatang.

Namun Ryan Garcia malah mendapatkan hukuman dari WBC beberapa hari jelang pertarungannya melawan Mario Barrios di atas ring tinju.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Presiden WBC, Mauricio Sulaiman pada Sabtu (14/2/2026) kemarin. Organisasi tinju itu menyebutkan bahwa King Ryan dijatuhi hukuman denda.

Hukuman ini diberikan kepada Garcia karena dirinya terlambat melaporkan hasil timbang berat badan jelang pertarungannya melawan Barrios kepada WBC.

"Pemeriksaan berat badan 14 hari Ryan Garcia seharusnya diterima pada Sabtu lalu, 7 Februari," kata Mauricio Sulaiman, dilansir dari Boxing Scene.

Sehingga Garcia mendapatkan denda senilai 5.000 dollar AS atau setara Rp80 juta (kurs Rp16 ribu). Sang petinju juga menerima peringatan akan adanya sanksi disipliner lanjutan setelah gagal memenuhi tenggat waktu awal untuk pemeriksaan berat badan wajib 14 hari sesuai aturan WBC.

Namun WBC untuk sementara menilai keterlambatan Garcia sebagai bentuk ketidaktahuan dari pihak timnya, bukan pelanggaran yang disengaja. 

Meski demikian, Ryan Garcia etap menyerahkan bukti video yang menampilkan berat badannya berada dalam batas maksimal, yakni tidak lebih dari lima persen di atas limit kontrak 147 pon (66,7 kg). Ia akhirnya menyerahkan bukti berat badan 154,2 pon (69,95 kg atau 70 kg).

Di sisi lain, Mario Barrios telah mematuhi kewajiban dengan mengirimkan video hasil penimbangan berat badan sesuai aturan. Sang raja kelas welter WBC tercatat memiliki berat 153,0 pon (69,40 kg) berdasarkan video yang diserahkan pada pekan lalu.

Tercatat kedua petinju diwajibkan memiliki berat badan tidak lebih dari 155 pon, angka yang dibulatkan dari 154,35 pon. Sebelumnya, pada pemeriksaan 30 hari jelang laga, Garcia dan Barrios dilaporkan berada dalam batas 10 persen di atas berat kontrak.

Kedua petinju akan kembali dijadwalkan melakukan pemeriksaan berat badan pada Sabtu (21/2/2026), di mana mereka harus berada tidak lebih dari tiga persen di atas batas 147 pon. Selain itu Garcia dan Barrios harus menjalani tes dopping acak bersama badan anti doping VADA.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bhayangkari Akan Gelar Kemala Run 2026 di Bali, Galang Donasi Korban Bencana
• 11 jam laludetik.com
thumb
Tim Korea Latihan di Bali jadi Bukti Keberhasilan Sport Tourism
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Pilu Balita di Karawang Dianiaya Pacar Ibunya
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Werder Bremen vs Bayern Muenchen, Brace Harry Kane Pastikan Kemenangan Die Roten
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menhub Tegaskan FWA Efektif Atur Arus Mudik Lebaran 2026
• 12 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.