Kebanyakan Fitur Canggih, Pemilik Mobil Malah Sering Kesal

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

London, VIVA – Mobil modern kini tidak lagi sekadar alat transportasi, tetapi sudah berubah menjadi perangkat canggih yang dipenuhi layar, sensor, dan koneksi digital. Semua teknologi itu dijanjikan untuk membuat berkendara lebih mudah dan nyaman, namun kenyataannya tidak selalu seperti yang diharapkan.

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa semakin banyak teknologi yang disematkan, tingkat kenyamanan dan keandalan justru ikut terpengaruh. Banyak pemilik mobil mulai merasakan gangguan kecil yang muncul dari sistem digital yang terlalu kompleks.

Baca Juga :
Skema Kredit Panjang Jadi Opsi di Pameran Otomotif
China Akhirnya Sadar, Mobil Terlalu Canggih Bisa Jadi Bahaya

Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Minggu 15 Februari 2026, penelitian tersebut melibatkan lebih dari 33 ribu pemilik mobil tahun produksi 2023 yang sudah digunakan selama tiga tahun. Mereka diminta melaporkan berbagai masalah yang dirasakan dalam penggunaan sehari-hari, mulai dari fitur interior hingga performa kendaraan.

Hasilnya, jumlah keluhan justru meningkat dibanding tahun sebelumnya. Rata-rata masalah yang dilaporkan mencapai 204 kasus per 100 kendaraan, menjadi angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Sistem infotainment menjadi penyumbang keluhan paling banyak dibanding bagian lain. Fitur yang seharusnya memudahkan justru sering membuat pengguna merasa kesal saat digunakan.

Masalah yang paling sering muncul berkaitan dengan koneksi ponsel ke mobil. Mulai dari sambungan yang tiba-tiba terputus, Bluetooth yang tidak stabil, hingga pengisian daya nirkabel yang tidak konsisten.

Aplikasi bawaan kendaraan juga ikut menyumbang keluhan karena terkadang sulit terhubung atau berjalan lambat. Hal-hal kecil seperti ini terasa sepele, tetapi cukup mengganggu jika terjadi berulang kali dalam penggunaan harian.

Selain teknologi di dalam kabin, keluhan juga datang dari bagian luar kendaraan. Beberapa pemilik melaporkan suara aneh, celah panel yang kurang rapi, hingga detail kecil yang menurunkan rasa nyaman.

Pembaruan perangkat lunak jarak jauh atau over the air juga menjadi sorotan. Banyak mobil kini bisa menerima pembaruan otomatis, tetapi tidak semua pengguna merasakan manfaat nyata setelahnya.

Sekitar 40 persen responden mengaku mobil mereka menerima pembaruan dalam setahun terakhir. Namun hanya sebagian kecil yang benar-benar merasakan peningkatan kinerja setelah update dilakukan.

Sebagian besar pengguna justru merasa tidak ada perubahan berarti setelah pembaruan. Bahkan, ada yang melaporkan munculnya gangguan baru setelah sistem diperbarui.

Baca Juga :
Ada Harga Khusus untuk Mobil Jetour di IIMS 2026
Kendaraan Niaga juga Bisa Multi Fungsi
F4 Indonesia Pamer Mobil Balap di IIMS 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemarin ada konser Mahalini, peluncuran mobil baru
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Man City ke putaran lima Piala FA setelah kalahkan Salford 2-0
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Bandit Bersepeda Motor Serang Tiga Desa di Nigeria, Puluhan Orang Tewas
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gunungkidul Diminta Jangan Jadi Seperti Bali, Ini Kata Sultan HB X
• 8 jam laludetik.com
thumb
Didampingi Titiek Soeharto, Kapolri Lepas 22 Kontainer Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.