Istora Senayan, Jakarta, jadi saksi bisu kembalinya Mahalini ke panggung konser pada Sabtu (14/2) malam. Tajuk konser Koma Live In Concert menjadi tanda bahwa ini adalah panggung perdananya setelah sempat vakum demi fokus pada kehamilan dan kelahiran anak pertamanya bersama Rizky Febian.
Konser dibuka dengan pengalaman visual VR yang membawa penonton melintasi samudra hingga terbang ke luar angkasa. Suasana semakin magis saat Mahalini muncul perlahan dari bawah panggung menggunakan teknologi hidrolik.
Tata panggungnya tak main-main. Mengusung konsep alam, panggung Istora disulap jadi taman bunga lengkap dengan air terjun yang terlihat hidup. Mahalini berdiri di tengahnya, tampil anggun.
Mahalini langsung menggebrak lewat deretan lagu emosional seperti Mati-matian, Mencintaimu, hingga Sampai Menutup Mata.
Tak sendiri, ia menggandeng musisi papan atas untuk memperkaya panggung. Ada Randy Pandugo dalam lagu Biar Begini, Isyana Sarasvati & Yura Yunita dalam medley Tetap Dalam Jiwa dan Melawan Restu, hingga Kaka Slank yang mengejutkan penonton lewat lagu Sial.
Salah satu momen paling dinanti adalah saat ia membawakan lagu Percuma. Mahalini bercerita, lagu itu ditulisnya saat masa hiatus di Bali.
"Lagu ini tercipta waktu saya lagi hiatus. Saya kasih ke orang lain, padahal banyak yang pengin saya yang cover," ungkap Mahalini.
"Buat teman-teman yang merasa selalu ngasih tahu dia, tapi rasanya percuma banget karena dia sudah enggak mau dengerin kita lagi. Are you guys ready for Percuma?" seru Mahalini disambut teriakan penonton.
Melihat ribuan fans yang memadati tribun, Mahalini tak mampu membendung rasa syukurnya. Ia menyapa penggemar yang datang jauh-jauh dari Malaysia, Bali, Bandung, hingga Kalimantan.
"Aku enggak menyangka bisa ada di depan kalian pada malam hari ini. Thank you so much buat kalian yang sudah meluangkan waktu. Aku bersyukur banget kalian mau nungguin aku sampai hari ini!" ucap Mahalini.
Penghormatan untuk IbuSuasana berubah menjadi emosional di penghujung konser. Mahalini memboyong seluruh keluarga besarnya ke atas panggung, termasuk sang suami Rizky Febian, Sule, hingga adik-adik iparnya.
Di layar raksasa, terpampang foto mendiang Lina Jubaedah (ibu Rizky) dan Ni Nyoman Serini Rahardja (ibu Mahalini).
Melihat foto tersebut, Sule tampak berkaca-kaca.
"Ayah kok berkaca-kaca?" tanya Rizky lembut.
Sule pun menjawab singkat, "Iya, sedihlah."
Mahalini menutup malam itu dengan pesan menyentuh tentang cinta dan kehilangan.
"Sangat beruntung sekali aku punya dua keluarga yang sangat support. Tadi foto nenek cantiknya Selina dan Emaknya Selina, itu mamaku dan mama Rizky Febian," ucap Mahalini sembari menahan tangis.
"Aku mau berdoa, semoga kita semua dipanjangkan umurnya dan kita bisa terus mengenang seseorang yang sudah tiada. So, guys, this is my family," ungkapnya.
Koma Live In Concert Mahalini membawa makna yang berharga, bahwa koma bukan berarti berhenti. Melainkan jeda sejenak bagi Mahalini untuk kembali dengan cinta yang lebih besar. Mahalini resmi kembali, dan ia lebih kuat dari sebelumnya.




