Perusahaan di balik platform Earned Wage Access (EWA) Khasbon, Setlary Indonesia, resmi menjalin kerja sama dengan Indonesia Futura Teknologi (IFT) Group untuk meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan di Indonesia.
Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengintegrasikan layanan Khasbon ke dalam StarConnect, platform HRIS dan payroll berbasis cloud milik IFT Group.
Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang memungkinkan karyawan mengakses gaji secara fleksibel sekaligus mendapatkan edukasi pengelolaan keuangan.
Melalui integrasi ini, karyawan diharapkan dapat merencanakan arus kas secara lebih bijak, mengurangi ketergantungan pada pinjaman informal, serta membangun kebiasaan finansial yang lebih disiplin.
Dengan hadirnya solusi terintegrasi ini, karyawan bisa mendapatkan beberapa keuntungan ini:
- Memahami dan mengelola pendapatan yang telah diperoleh dengan lebih terencana
- Mengurangi ketergantungan pada pinjaman tidak sehat
- Membangun kebiasaan finansial yang lebih disiplin dan berkelanjutan
- Sementara itu, perusahaan juga diuntungkan dengan mampu:
- Mendukung kesejahteraan finansial karyawan tanpa menambah beban biaya operasional
- Mengurangi tekanan finansial yang berdampak pada produktivitas kerja
- Mengelola payroll dan HR secara otomatis dan terintegrasi melalui StarConnect
Dalam kemitraan ini, Setlary Indonesia (Khasbon) berperan untuk menghadirkan solusi akses gaji yang etis sekaligus mendorong literasi serta pengelolaan keuangan karyawan. Indonesia Futura Teknologi Group berperan sebagai mitra transformasi digital dan pembuka akses pasar melalui jaringan enterprise dan SME. Sementara itu, StarConnect HRIS menjadi platform inti yang menyatukan HR, payroll, dan solusi keuangan karyawan dalam satu ekosistem digital.
"Kemitraan ini bukan sekadar tentang teknologi, tetapi tentang membangun kebiasaan keuangan yang lebih sehat bagi karyawan," ujar Nicholas Yu, Country Director Setlary Indonesia (Khasbon) dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (15/2/2026).
"Melalui integrasi StarConnect dan Khasbon, kami ingin memberdayakan perusahaan untuk mengedukasi tenaga kerjanya agar mampu mengelola keuangan secara lebih efektif dan bertanggung jawab," lanjutnya.
Senada dengan hal tersebut, Arifa Tan, CEO Indonesia Futura Teknologi Group, menyatakan bahwa kesejahteraan finansial karyawan menjadi perhatian utama dalam transformasi digital perusahaan.
Baca Juga: Sinar Mas Multiartha (SMMA) Jual Habis Saham PinjamanGo ke Perusahaan Hong Kong
"IFT Group memandang kesejahteraan finansial karyawan sebagai pilar penting dalam transformasi digital perusahaan," tambah Arifa Tan.
"Dengan HRIS StarConnect dan integrasi Khasbon, perusahaan dapat membangun sistem HR yang tidak hanya efisien, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi individu di dalam organisasi."





