BEKASI, KOMPAS.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi angkat bicara terkait video penertiban reklame dan spanduk yang viral di media sosial dan dinilai berlangsung arogan serta keras.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kota Bekasi, Robbie Arfiansyah Putra, mengatakan situasi tegang di lapangan terjadi karena adanya penolakan dari pihak yang tidak ingin ditertibkan.
“Anggota Satpol selalu berupaya humanis dalam melakukan penertiban. Namun di lapangan terkadang ada masyarakat yang tidak mau ditertibkan. Kalau dalam istilah kami, Satpol harus tegas,” ujar Robbie saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (15/2/2026).
Robbie menegaskan, penertiban yang dilakukan Satpol PP Kota Bekasi telah sesuai dengan arahan pemerintah.
“Sesuai arahan Pak Presiden dan ditindaklanjuti oleh pemerintah kota, spanduk, baliho, dan reklame yang tidak berizin ditertibkan,” kata dia.
Baca juga: Alasan Warga Pilih Naik Trans Beken Bekasi: Ber-AC dan Teratur, Enggak Kayak Angkot
Menurut Robbie, penertiban menyasar spanduk, baliho, dan reklame yang tidak memiliki izin serta dinilai mengganggu estetika kota.
Penindakan juga berlaku terhadap spanduk yang dipasang di lahan pribadi apabila terlihat kumuh.
“Segala hal yang mengganggu estetika kota, meskipun spanduk berada di lahan pribadi tetapi terlihat kumuh, juga akan ditertibkan,” ujarnya.
Sebelumnya, video penertiban yang diunggah akun Instagram @infobekasi_official viral dan menuai beragam tanggapan.
Dalam rekaman tersebut, terlihat petugas mencopot spanduk yang terpasang di pagar dan tiang di area yang disebut sebagai lahan milik pribadi.
Baca juga: Dishub Buka Peluang Angkot Bekasi Jadi Feeder LRT, Trayek Bisa Diubah
Situasi sempat diwarnai perdebatan antara petugas dan warga sekitar. Meski demikian, petugas tetap melanjutkan pencopotan spanduk dengan alasan penegakan aturan.
Unggahan tersebut memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian mempertanyakan cara penertiban yang dinilai terlalu keras dan arogan, sementara lainnya mendukung langkah pemerintah dalam menata ketertiban dan menjaga estetika Kota Bekasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang