Pada Jumat (13/2), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan mengunjungi Venezuela.
“Saya akan mengunjungi Venezuela,” kata dia sebagaimana dikutip dari AFP.
Namun, ia tak menjelaskan lebih lanjut soal waktu kunjungan tersebut.
“Kami belum memutuskan tanggalnya,” ujarnya pada wartawan di Gedung Putih.
Sebelumnya, Trump menyebut AS telah “mengendalikan” Venezuela setelah menangkap presiden negara itu, Nicolas Maduro. Meski demikian, Washington juga mulai berkomunikasi dengan kepemimpinan baru di Caracas.
Wakil Presiden yang kini memimpin sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, pada saat yang sama menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan pemerintahan Trump. Sebagaimana diberitakan AFP, Rodriguez meminta hubungan yang seimbang dan saling menghormati dengan AS.
Hubungan AS-Venezuela Sangat BaikMenurut Trump, hubungan AS dengan Venezuela "sangat baik.” Ia bahkan mengakui Presiden Venezuela Delcy Rodriguez sebagai pemerintah resmi.
"Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan presiden Venezuela," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, dilansir Reuters.
Ketika ditanya Reuters ihwal pengakuannya soal pemerintahan Rodriguez sebagai pemerintah resmi, Trump menjawab, “Ya, kami telah melakukannya. Kami berurusan dengan mereka dan saat ini mereka benar-benar melakukan pekerjaan yang hebat.”
Trump menuturkan, pihaknya "bekerja sama sangat erat" dengan Rodriguez dalam hal minyak.
"Hubungan yang kami miliki saat ini dengan Venezuela, saya akan katakan, adalah 10," imbuhnya.





