Gibran tinjau pembangunan tol Semarang-Demak Seksi I

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I di Semarang, Jawa Tengah, Minggu.

Sebagaimana keterangan yang diterima, ruas tol yang menghubungkan Kaligawe, Kota Semarang, hingga Sayung, Kabupaten Demak tersebut tidak hanya dirancang sebagai infrastruktur konektivitas, tetapi juga sebagai Giant Sea Wall (tanggul laut) yang terintegrasi dengan Kolam Retensi Terboyo.

Integrasi tersebut menjadi bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa yang menghadapi tekanan lingkungan cukup serius dewasa ini.

Sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mengakselerasi penyelesaian berbagai proyek strategis nasional, Wapres menegaskan pentingnya pembangunan jalan tol ini sesuai timeline yang telah ditetapkan, sehingga dapat segera beroperasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Beliau berharap bahwa kecepatan pelaksanaan pekerjaan itu bisa dilaksanakan agar jalan tol yang kita rencanakan pertengahan 2027 bisa berhubung,” tutur Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DI Yogyakarta M. Iqbal Tamher usai mendampingi Wapres Gibran.

Selain mendorong percepatan konstruksi jalan dan Giant Sea Wall, Wapres juga memberi perhatian pada optimalisasi Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan.

Gibran meminta pemerintah provinsi dan kota memastikan keduanya tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sumber air baku bagi masyarakat.

“Beliau menitikberatkan sebenarnya pengendalian rob di Pantura, Pantai Utara Jawa ya. Jadi catatan beliau seperti di Pekalongan, Demak, dan daerah tadi masukkan dari Pak Gubernur juga untuk diperhatikan di wilayah Pati. Jadi memang konteks yang beliau kemari itu memang melihat bahwa memang kondisi Pantura ini perlu harus segera ditahan,” pungkas Iqbal.

Peninjauan ini menegaskan pentingnya pendekatan pembangunan yang terintegrasi antara konektivitas, perlindungan lingkungan, dan ketahanan pesisir.

Hal ini guna menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga memberi perlindungan jangka panjang bagi masyarakat Pantura dari ancaman rob dan banjir.

Baca juga: Wapres Gibran tinjau tanah gerak di Jangli Semarang

Baca juga: Bupati Badung: Wapres serap masukan pelaku pariwisata Bali


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Kawasan Kampung Gajah, KBB, Polisi Selidiki
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Zelensky: Ukraina siap untuk kesepakatan yang bawa perdamaian nyata
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
8.000 Prajurit TNI Siap Berangkat ke Gaza pada Akhir Juni 2026
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Truk Kontainer Timpa Mobil di Karawang, 3 Orang Tewas
• 1 jam laludetik.com
thumb
Dishub Buka Peluang Angkot Bekasi Jadi Feeder LRT, Trayek Bisa Diubah
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.