2 Pekerja Proyek Koperasi Merah Putih di Pemalang Nyaris Tewas Tersengat Listrik

rctiplus.com
11 jam lalu
Cover Berita

PEMALANG, iNews.id – Insiden kecelakaan kerja menimpa dua orang buruh bangunan di Desa Kalimas, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Kedua korban tersengat arus listrik bertegangan tinggi saat tengah bekerja di bagian atap proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Beruntung, nyawa kedua pekerja tersebut berhasil diselamatkan meskipun harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka sengatan listrik yang diderita. 

Peristiwa bermula saat kedua korban, Margo Marino (26) warga Purbalingga dan Alfito Dwi Wahyu Rayhan (22) warga Tegal, sedang memasang lisplang di bagian atas gedung, Sabtu (14/2/2026) sore. Saat berada di ketinggian, keduanya diduga tidak menyadari adanya kabel aliran listrik yang berada dekat dengan posisi mereka bekerja. 

Seketika, sengatan arus listrik membuat keduanya terkulai lemas di atas bangunan. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berhamburan memberikan pertolongan. 

"Kejadiannya sore hari saat mereka sedang pasang lisplang di atas. Tiba-tiba kesetrum dan warga langsung berusaha menolong dengan alat seadanya," ujar Yongki, salah seorang warga di lokasi kejadian. 

Proses evakuasi kedua korban berlangsung dramatis lantaran posisi mereka berada di ketinggian atap bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan. Warga bahu-membahu menurunkan tubuh korban agar segera mendapatkan bantuan medis. 

Keduanya kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Mardhatilah Randudongkal. Hingga saat ini, Margo dan Alfito masih dalam penanganan tim medis untuk proses pemulihan kesehatan akibat luka bakar dan syok pasca-tersengat listrik.

Petugas Polsek Randudongkal telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kapolsek Randudongkal, Iptu Sudaryo, mengonfirmasi adanya insiden kecelakaan kerja tersebut. 

"Kasus kecelakaan kerja ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lapangan. Untuk kedua korban, saat ini masih menjalani perawatan medis di RS Mardhatilah," ungkap Iptu Sudaryo.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terminal Petikemas Surabaya antisipasi penanganan barang berbahaya
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
BUMN Farmasi Kimia Farma Buka Layanan Baru untuk Tekan Angka Obesitas
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Satgas Gulbencal Gerak Cepat Pulihkan Fasilitas Sekolah di Tapsel
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Beredar Isu Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak, Kemenkeu: Hoaks!
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menakar Dividen Jumbo dari Unilever (UNVR) usai Lepas Bisnis Es Krim dan Teh Sariwangi
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.