Saat Timur Bungkam Barat: Kisah 90 Menit Jerman Bersejarah di Piala Dunia 1974

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

Pertemuan antara Jerman Timur dan Jerman Barat di ajang Piala Dunia FIFA 1974 menjadi salah satu laga paling bersejarah dalam sepakbola dunia.

Digelar di Volksparkstadion, Hamburg, dengan kehadiran 60.200 penonton, duel fase grup tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Jerman Timur lewat gol Jurgen Sparwasser pada menit ke-77.

Laga ini menjadi satu-satunya pertemuan kedua tim nasional Jerman di panggung Piala Dunia, sekaligus simbol rivalitas politik dan olahraga pada masa itu.

Kedua tim sebenarnya sudah memastikan tiket ke putaran berikutnya sebelum pertandingan dimulai. Namun, posisi puncak Grup 1 dan gengsi sebagai “saudara” yang bersaing membuat tensi laga tetap tinggi.

Jerman Barat datang dengan modal kemenangan 1-0 atas Cili dan 3-0 melawan Australia. Hasil imbang sudah cukup untuk mengantar mereka menjadi juara grup.

Sebaliknya, Jerman Timur yang menang 2-0 atas Australia dan bermain imbang 1-1 kontra Cili wajib meraih kemenangan untuk melompati rivalnya.

Secara kualitas dan reputasi, Jerman Barat lebih diunggulkan. Mereka adalah juara dunia 1954 dan pemegang gelar Piala Eropa. Sementara itu, Jerman Timur menjalani debut mereka di putaran final Piala Dunia.

Sejak awal, pertandingan berlangsung hati-hati. Kedua tim tampil disiplin dan saling meredam permainan lawan. Peluang bersih relatif jarang tercipta.

Striker andalan Jerman Barat Gerd Muller hampir memecah kebuntuan pada menit ke-40. Dengan gaya khasnya, ia berputar di kotak penalti dan melepaskan tembakan yang sayangnya hanya membentur tiang gawang.

Di sisi lain, Hans-Jurgen Kreische sempat menyia-nyiakan peluang emas bagi Jerman Timur ketika tembakannya melambung meski sudah berdiri bebas di depan gawang.

Saat laga tampak akan berakhir imbang, momen penentu hadir menjelang akhir pertandingan. Kiper Jerman Timur, Jurgen Croy, memulai serangan balik cepat setelah mengamankan bola dari situasi sepak pojok.

Bola kemudian dialirkan kepada Erich Hamann yang bergerak di sisi kanan. Ia mengirim umpan silang diagonal akurat ke arah Jurgen Sparwasser. Dengan kontrol cermat, Sparwasser mengecoh dua pemain bertahan Jerman Barat sebelum menaklukkan kiper Sepp Maier dari jarak dekat.

Gol tersebut memastikan kemenangan sensasional 1-0 bagi Jerman Timur.

“Jika suatu hari batu nisan saya hanya bertuliskan ‘Hamburg 74’, semua orang akan tetap tahu siapa yang dimakamkan di bawahnya,” ujar Sparwasser mengenang momen itu yang dikutip oleh tvrinews.com, Minggu, 15 Februari 2026.

Kapten Jerman Barat Franz Beckenbauer bahkan mengakui pentingnya kekalahan tersebut.

“Gol Sparwasser adalah panggilan untuk bangkit. Tanpanya, kami tidak akan pernah menjadi juara dunia,” ucap Beckenbauer.

Kemenangan itu menjadi satu-satunya kemenangan Jerman Timur di Piala Dunia. Setelahnya, mereka kalah 0-1 dari Brasil dan 0-2 dari Belanda, sebelum bermain imbang 1-1 melawan Argentina di babak kedua fase grup. Jerman Timur tidak pernah lagi tampil di Piala Dunia.

Sebaliknya, kekalahan tersebut justru memicu kebangkitan Jerman Barat. Mereka melaju hingga final dan menjuarai turnamen setelah menaklukkan Belanda 2-1. Gelar itu menjadi trofi Piala Dunia kedua mereka.

Warisan tersebut terus berlanjut. Jerman Barat kembali juara pada 1990, dan setelah reunifikasi, Jerman meraih gelar keempat pada 2014 di bawah asuhan Joachim Low.

Pertandingan di Hamburg 1974 pun dikenang bukan sekadar hasil akhir, melainkan simbol sejarah ketika Timur sempat mengungguli Barat di panggung terbesar sepak bola dunia.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Percepat Program MBG, Polda Bangka Belitung Operasikan Tiga SPPG
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Barack Obama Akhirnya Akui Keberadaan Alien
• 33 menit lalurepublika.co.id
thumb
Ini Model Gamis Bini Orang yang Viral dan Diburu di Pasar Tanah Abang
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aksi Demo di SPBU Kalampa Ditengarai hanya Kepentingan Pribadi
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Kronologi Minibus Tertabrak Kereta Api Putri Deli di Asahan Tewaskan 2 Anak
• 2 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.