Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Bogor
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri terkait bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu sore, 15 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan sejumlah poin penting terkait arah kebijakan dan posisi Indonesia dalam berbagai perundingan ekonomi internasional.
Teddy menyebutkan Presiden Prabowo memastikan bahwa setiap posisi yang diambil Indonesia dalam perundingan ekonomi dengan negara mana pun harus menjadi pilihan terbaik dan paling menguntungkan bagi kepentingan nasional. Hal itu terutama terkait agenda perundingan dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat.
“Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapa pun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat, adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia,” ujar Teddy yang dikutip tvrinews.com dari akun Instagram @sekretariat.kabinet, Minggu, 15 Februari 2026.
Selain itu, Presiden Prabowo juga menginginkan agar setiap proses perundingan mampu mendorong peningkatan produktivitas industri dalam negeri. Penguatan rantai pasok industri global atau global supply chain menjadi salah satu fokus yang ditekankan dalam pembahasan tersebut.
Presiden Prabowo, lanjut Teddy, menegaskan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah harus segera memberikan manfaat nyata. Setiap keputusan ekonomi diharapkan dapat menghasilkan keuntungan konkret bagi Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
“Presiden menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus sesegera mungkin dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia,” kata Teddy.
Pertemuan di Hambalang itu menjadi bagian dari konsolidasi pemerintah dalam merespons dinamika ekonomi global sekaligus memastikan kepentingan nasional tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah strategis.
Editor: Redaktur TVRINews




