JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjalankan fungsi-fungsi yang sifatnya sangat khusus dalam pemberantasan korupsi.
Hal tersebut disampaikan Hasto Kristiyanto usai mengikuti Soekarno Run 2026 di Gelora Bung Karno sebagaimana laporan Jurnalis Kompas TV Putu Trisnanda, Minggu (15/2/2026).
“Misalnya masalah kejahatan perpajakan, kemudian illegal logging yang menciptakan kerusakan lingkungan, illegal fishing, kemudian berbagai giant corruption, itu yang harus difokuskan untuk KPK,” ujar Hasto.
Baca Juga: Hasto Soal Golkar Buat Kerja Sama Politik: Bagi PDI-P Koalisi Permanen Itu dengan Rakyat
Di samping itu, kata Hasto, PDI Perjuangan juga mendorong penyidik yang benar-benar menjalankan tugasnya secara independen dalam pemberantasan korupsi.
“Tetapi untuk proses-proses check and balances, peran dari Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Agung itu tetap digunakan sebagai check and balances dari fungsi-fungsi penyidikan yang ada di KPK,” ujarnya.
Dalam keterangannya, Hasto menuturkan PDIP juga menyambut baik usulan mantan Ketua KPK Abraham Samad yang menginginkan ada penguatan bagi KPK dengan cara kembali ke Undang-Undang KPK lama.
Baca Juga: PDI-P Dorong Reformasi Hukum Lewat Penguatan UU KPK dan UU Perampasan Aset
“Ya sebenarnya pemberantasan korupsi ini kan amanat dari reformasi, sehingga seluruh partai memberikan dukungan pelembagaan,” ucap Hasto.
“Kami secara proaktif sekarang juga merancang kurikulum pemberantasan korupsi untuk menyempurnakan dari kurikulum sebelumnya. Kami adakan beberapa FGD.”
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- hasto kristiyanto
- pdip
- kpk
- kpk jalani fungsi khusus
- pemberantasan korupsi





