Pertamina Patra Niaga Antisipasi Dampak Pendangkalan Sungai di Kalbar, Alihkan Suplai BBM via IT Pontianak

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengoptimalkan penyaluran BBM melalui Integrated Terminal (IT) Pontianak guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat Kabupaten Sintang dan wilayah sekitarnya tetap aman dan terkendali.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa penyesuaian distribusi dilakukan seiring kondisi pendangkalan alur sungai yang disebabkan penurunan tinggi muka air sehingga memengaruhi proses sandar dan bongkar muat di Fuel Terminal Sintang. 

“Untuk menjaga kelancaran suplai, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan saat ini memaksimalkan distribusi melalui Integrated Terminal Pontianak serta melakukan pengaturan ritase mobil tangki dan penyesuaian jadwal pengiriman. Secara keseluruhan, dukungan suplai dari Fuel Terminal Sintang dan Integrated Terminal Pontianak diperkuat dengan kapasitas angkut total mencapai 529 KL. Kami memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi,” jelas Edi.

Penyesuaian pola distribusi tersebut berdampak pada waktu tempuh pengiriman yang relatif lebih panjang. Wilayah yang terdampak antara lain Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, dan Sanggau.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi di tengah tantangan operasional yang terjadi.

Baca Juga: Antisipasi Imlek & Ramadan, Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg

“Pertamina Patra Niaga terus memastikan distribusi energi berjalan optimal meskipun menghadapi kendala di lapangan. Melalui penguatan suplai dari IT Pontianak dan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, kami berupaya menjaga ketahanan pasokan BBM bagi masyarakat Kalimantan Barat agar tetap aman dan terkendali,” jelas Roberth.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan intensif terhadap penyaluran BBM, khususnya di lembaga penyalur yang berada di wilayah strategis dan jalur utama, sehingga penyaluran BBM di wilayah terdampak dapat berlangsung normal secara bertahap.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pernyataan Lengkap Walkot Denpasar Minta Maaf ke Prabowo-Mensos soal BPJS PBI
• 8 jam laludetik.com
thumb
Trump Kembali Sesumbar Ancam Iran
• 6 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Menkeu Purbaya Yakin Indonesia Emas Bakal Terwujud: Nggak Usah Takut Masa Depan
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Simak! Pesan Xi Jinping dalam Perayaan Tahun Baru China
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kolaborasi Meriah Warnai “KOMA Live in Concert” Mahalini di Istora Senayan
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.