Prabowo Panggil Purbaya hingga Airlangga ke Hambalang, Susun Strategi Perundingan Ekonomi RI-AS

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu sore, untuk membahas arah strategi Indonesia dalam menghadapi perundingan ekonomi dengan Amerika Serikat.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan dua hal penting," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya di Jakarta.

Baca Juga :
Perkuat Ekonomi Syariah, Agung Sedayu Gelar Ragam Program di Menara Syariah PIK 2
Wali Kota Denpasar Minta Maaf dan Klarifikasi usai Sebut Penonaktifan BPJS Kesehatan PBI Perintah Presiden

Pertama adalah memastikan setiap posisi yang diambil Indonesia dalam perundingan ekonomi dengan negara mana pun memberikan manfaat terbaik bagi kepentingan nasional.

Fokus terdekat, kata Teddy, adalah persiapan menghadapi perundingan ekonomi dengan Amerika Serikat yang segera bergulir dalam waktu dekat.

"Khususnya, dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia," katanya.

Menurut Teddy, Presiden menginginkan agar setiap proses perundingan mampu mendorong peningkatan produktivitas industri dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.

Hal kedua, kata Teddy, kerja sama ekonomi yang dijalin tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi industri nasional.

Ia menambahkan Presiden menegaskan bahwa setiap kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah harus segera menghasilkan keuntungan konkret bagi Indonesia.

Arahan tersebut menjadi pedoman bagi para menteri untuk merumuskan langkah strategis yang cepat, terukur, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Amerika Serikat pada 19 Februari 2026 untuk menandatangani pakta perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) bersama Presiden Donald Trump, sekaligus menghadiri pertemuan perdana Board of Peace.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan rincian kesepakatan tarif masih menunggu finalisasi, namun tarif ekspor Indonesia ke AS telah turun dari 32 persen menjadi 19 persen, dan pemerintah meminta publik menunggu hingga seluruh proses rampung. (Ant)

Baca Juga :
Selesai Digelar, Berapa Nilai Transaksi IIMS 2026?
Respon Pedas Barack Obama Soal Unggahan Video Rasisme Donald Trump
Purbaya Optimis Ekonomi RI Bakal Ekspansi dengan Sehat hingga 2033

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bad Bunny Menang Lawan Trump, Ini Buktinya!
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Diskon Tiket Pesawat 17-18 Persen, Simulasi Jakarta-Denpasar Hemat Rp372 Ribu
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Pengalaman Dion Wiyoko Menggunakan Mobil MPV Listrik
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Sanca Albino Warga Jaktim Menghilang, Ternyata Ngumpet di Kap Mobil
• 23 jam laludetik.com
thumb
Momen Megawati dan Keluarga Tunaikan Umrah Sambut Ramadhan
• 21 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.