Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengukuhkan sebanyak 1.470 lulusan dari tujuh fakultas dalam wisuda ke-132 pada 14-15 Februari 2026.
Harjo Seputro Rektor Untag Surabaya mengatakan, seluruh lulusan tersebut sudah mendapat penanaman nilai sejak awal masuk perguruan tinggi, sehingga sudah siap untuk berkiprah dengan keilmuannya masing-masing.
“Nilai akar lokal telah ditanamkan sejak awal masa perkuliahan agar mahasiswa memiliki kebanggaan terhadap identitas bangsa dan daerah. Dari fondasi tersebut, lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata secara global melalui kompetensi dan integritas yang dimiliki,” katanya pada Minggu (15/2/2026).
Dalam wisuda tersebut, mengangkat tema “Akar Lokal, Kontribusi Global” untuk mendorong lulusan berkontribusi di tengah masyarakat maupun di tingkat global.
Langkah itu, kata dia, sekaligus menujukkan komitmen perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang memiliki identifikasi kebangsaan yang kuat, memahami nilai-nilai budaya dan kebutuhan masyarakat lokal, sekaligus memiliki kompetensi, daya saing, dan wawasan internasional.
“Lulusan diharapkan tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan masyarakat serta berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban dunia,” ucapnya.
Dyah Sawitri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jatim mendorong agar lulusan mampu menjadi pribadi yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Berkiprahlah di masyarakat dengan memegang teguh integritas. Jadilah lulusan yang berdampak bagi masyarakat, nusa, dan bangsa, sekaligus mampu bersaing di kancah internasional,” ucapnya.
Sementara itu, Hanny Chandra Pratama, alumni Program Studi Arsitektur Untag Surabaya yang kini menjadi dosen di King Mongkut’s Institute of Technology Ladkrabang, Thailand, memotivasi lulusan agar menjadi pribadi yang kuat, siap menghadapi tantangan dan tidak takut gagal.
“Setiap kegagalan dan tantangan akan membentuk kita menjadi pribadi yang kuat. Teruslah mencoba dan berani mengejar mimpi, karena mimpi tidak boleh hanya menjadi angan, tetapi harus diwujudkan,” pesannya.
Seperti diketahui, dalan wisuda tersebut, pada hari pertama ada sebanyak 729 wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas, serta Fakultas Hukum yang dikukuhkan. Sementara pada hari kedua, ada sebanyak 741 wisudawan dari Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Budaya, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang dikukuhkan.
Pada wisuda tersebut, Untag Surabaya juga memberikan penghargaan kepada peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik di masing-masing fakultas sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik. Kemudian, terdapat juga penghargaan untuk dosen berprestasi, serta penghargaan karya untuk inovasi lulusan menarik versi media massa. (ris/saf/ham)




