Pemprov DKI Akan Bangun RS Internasional untuk Kanker dan Jantung di Lahan Sumber Waras

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

RS bertaraf internasional itu akan dibangun di lahan bekas RS Sumber Waras, Jakarta Barat.

Pemprov DKI Akan Bangun RS Internasional untuk Kanker dan Jantung di Lahan Sumber Waras (Ilustrtasi/Freepik)

IDXChannel - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun rumah sakit (RS) internasional khusus menangani penyakit kanker dan jantung. 

RS bertaraf internasional itu akan dibangun di lahan bekas RS Sumber Waras, Jakarta Barat.

Baca Juga:
Pemprov DKI Jakarta Sediakan 26.500 Kuota Mudik Gratis, Intip Syarat dan Ketentuannya

Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberi sambutan di acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2026).

Mulanya, Pramono mengungkapkan kinerjanya untuk menyelesaikan PR dari gubernur sebelumnya.

Baca Juga:
Kementerian ATR/BPN Serahkan 3.922 Sertifikat Tanah Pemprov DKI Senilai Rp102 Triliun

"Dari Pak Ahok, Rumah Sakit Sumber Waras. Alhamdulillah sudah selesai. Segera kita mulai bangun Rumah Sakit Internasional untuk cancer dan jantung," kata Pramono.

Bahkan, Pramono mengaku telah mengusulkan rencana pembangunan RS tersebut menjadi proyek strategis nasional (PSN) kepada Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, kata dia, usulan itu telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga:
Pemprov DKI Terima 3.922 Sertifikat Hak Pakai Senilai Rp102 Triliun

"Mudah-mudahan segera diputuskan. Walaupun nanti belum diputuskan, saya tetap akan segera membangun Rumah Sakit Sumber Waras ini. Namanya apa nanti kami putuskan. Tetapi persoalan hukumnya sudah selesai," kata Pramono.

Sebelumnya, Pramono Anung memastikan rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe A di lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, segera dimulai. Kepastian ini disampaikan Pramono usai meninjau lokasi tersebut pada Senin (27/10/2025).

Lahan seluas 3,6 hektare tersebut kini bisa dimanfaatkan menyusul telah dihentikannya status penyelidikan kasus pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2023.

"Satu yang kemudian dianggap selesai dan ada satu yang akhirnya kami mendapatkan kepastian dari KPK bahwa tempat ini penyelidikannya sudah diberhentikan," kata Pramono.

Dari lima temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berdampak pada tertundanya pembangunan, tiga di antaranya sudah dipenuhi. Ia juga mengungkapkan bahwa nilai jual objek pajak (NJOP) lahan tersebut kini telah melonjak signifikan.

"Kalau dari NJOP yang ada, kalau dulu minus Rp191 miliar, sekarang sudah menjadi Rp1,4 triliun. Sehingga dengan demikian, hampir Rp700 miliar lebih tanahnya di sini mengalami kenaikan. Enggak mungkin dibatalkan," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inter Milan vs Juventus, Gol Larut Piotr Zielinski Pastikan Nerazzurri Tekuk Bianconeri
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BUMI Sepekan ke Depan, Masih Lanjut Reli?
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polisi Buru Bandar Penyuplai Narkoba ke Eks Kapolres Bima Kota
• 5 jam laludetik.com
thumb
Link Live Streaming Bali United Vs Persija, Kick-Off Malam Ini Jam 19.00 WIB
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Kementerian ATR/BPN Serahkan 3.922 Sertifikat Tanah Pemprov DKI Senilai Rp102 Triliun
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.