Suasana duka menyelimuti area pemakaman massal di Deir Al-Balah pada Jumat, 13/2 kemarin, ketika puluhan jenazah warga Palestina tak dikenal dimakamkan setelah sebelumnya ditahan di Israel selama masa perang. (REUTERS/Mahmoud Issa)
2/7Prosesi berlangsung sunyi dan sederhana, dengan jenazah yang dibungkus kain diletakkan satu per satu ke dalam liang tanpa tanda. Tanah kemudian ditutup menggunakan buldoser, menandai peristirahatan terakhir bagi mereka yang identitasnya belum diketahui. (REUTERS/Mahmoud Issa)
Dilansir Reuters, direktur departemen pemakaman di Gaza, Ziad Obeid, menjelaskan bahwa jenazah-jenazah tersebut diserahkan melalui Komite Internasional Palang Merah dalam gelombang terbaru. Ia menyebutkan bahwa sebanyak 53 jenazah bersama puluhan kantong berisi sisa-sisa jenazah diterima dan langsung dimakamkan, memperlihatkan besarnya jumlah korban yang terus bertambah. (REUTERS/Mahmoud Issa)
4/7Sebelumnya, menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, puluhan jenazah lainnya juga telah dipindahkan ke Rumah Sakit Al Shifa untuk proses identifikasi setelah dilepaskan oleh otoritas Israel. (REUTERS/Mahmoud Issa)
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak militer Israel terkait pemulangan jenazah tersebut. (REUTERS/Mahmoud Issa)
6/7Perang di wilayah ini bermula dari serangan yang dilancarkan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan yang menewaskan lebih dari seribu orang. (REUTERS/Mahmoud Issa)
7/7Sejak saat itu, serangan udara dan darat yang berlangsung di Gaza telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, meninggalkan jejak kehilangan yang panjang dan prosesi pemakaman yang terus berulang di tengah konflik yang belum mereda. (REUTERS/Mahmoud Issa)




