Budaya Betawi Disiapkan Masuk Muatan Lokal di Sekolah

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana memasukkan pendidikan muatan lokal Betawi ke dalam kurikulum pendidikan di Jakarta.

Menurutnya, hal itu penting untuk mengenalkan kekayaan budaya Betawi kepada peserta didik.

“Yang saya inginkan adalah pendidikan muatan lokal. Ini yang tidak pernah dilakukan. Saya akan meminta kepada Ibu Nahdiana, Ibu Kepala Dinas Pendidikan. Muatan-muatan lokal kebetawian seperti tadi ketika Bang Foke menyatakan apa yang kata-kata yang saya tanya ke Pak Sekda? Gabul, apa gabul? Ngambul,” ujar Pramono dalam acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (15/2).

Ia mengakui, banyak istilah dan ekspresi khas Betawi yang belum dikenal luas.

“Saya terus terang enggak tahu. Nah, kata-kata yang seperti itu perlu diajarkan di pendidikan dasar kita. Begitu kayanya budaya-budaya Betawi. Memang orang Betawi ini kalau senang engga kelihatan, kalau enggak senangnya lebih kelihatan lagi,” lanjutnya.

Pramono menilai tidak adil apabila Jakarta sebagai rumah budaya Betawi justru tidak memiliki pendidikan muatan lokal yang terstruktur di sekolah.

“Kemudian hal yang ingin saya lakukan adalah pendidikan muatan lokal. Sebenarnya nggak adil kalau kemudian kita di Jakarta tidak ada pendidikan muatan lokal Betawi,” katanya.

Untuk itu, Pemprov DKI akan melibatkan Dinas Pendidikan dan komunitas Betawi dalam penyusunan materi pembelajaran.

“Dan untuk itu saya akan meminta kepada Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan itu, dan nanti tentunya bersama-sama dengan kaum Betawi untuk mempersiapkan supaya orang mengenal tentang apa yang ada di Betawi ini, di Jakarta ini,” ujar Pramono.

Pramono menegaskan fokus muatan lokal itu nantinya pada pengenalan budaya secara menyeluruh.

“Jadi pembelajaran budaya-budaya lokal, termasuk tentunya Betawi ini, menjadi penting dalam pendidikan anak-anak didik kita. Sehingga pendidikan muatan lokal itu akan kita lakukan, dan itu menjadi hal yang sangat positif saya yakin,” ucapnya.

Gagasan tersebut mendapat dukungan dari mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi Fauzi Bowo (Foke).

Ia menyebut konsep muatan lokal Betawi sebenarnya telah disiapkan oleh Lembaga Kebudayaan Betawi bersama Dinas Pendidikan.

“Intinya muatan lokal itu sudah dipikirkan oleh Lembaga Kebudayaan Betawi dan sudah ada konsepnya. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan,” kata Foke.

“Nanti dengan dorongan Pak Gubernur ini kita akan speed up, kita akan percepat supaya itu menjadi bagian dari kurikulum pendidikan di sekolah dasar dan sekolah menengah di Jakarta,” lanjutnya.

Segera Pasang Ornamen Betawi di Ruang Publik

Selain pendidikan, Pramono juga mengungkapkan rencana penataan ornamen Betawi di berbagai ruang publik Jakarta yang akan mulai direalisasikan.

“Segera dimulai, karena kemarin kan anggarannya baru anggaran tahun ini, tahun 2026,” ujar Pramono.

“Jadi nanti bahkan beberapa billboard iklan, batas-batas kecamatan, kemudian juga tempat-tempat utama misalnya di Blok M, kemudian di Pasar Baru, Pecinan Glodok, dan sebagainya, nanti ornamen Betawinya akan tampak,” tambahnya.

Foke menilai kebijakan tersebut sebagai peluang besar bagi masyarakat Betawi untuk menunjukkan identitas budayanya.

“Ini adalah peluang emas yang diberikan oleh Pak Gubernur kepada kaum Betawi,” katanya.

Ia pun mengingatkan pentingnya kesiapan dan persatuan masyarakat Betawi dalam menyambut kebijakan tersebut.

“Jadi kalau kaum Betawi tidak bisa memanfaatkan ini, yang salah bukan dia (Gubernur), yang salah bukan pemerintah provinsi, yang salah orang Betawi,” tutur Foke.

“Oleh karena itu saya mengimbau tadi, sebelum kita melangkah lebih lanjut, pertama, bersatu dan bersatu. Habis itu baru kita susun strategi ke depan merespons apa yang diharapkan Pak Gubernur,” sambung dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diskon Tiket Pesawat 17-18 Persen, Simulasi Jakarta-Denpasar Hemat Rp372 Ribu
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Seskab Teddy Indra Wijaya Menyatakan Atraksi Mingguan Paspampres Mendekatkan Publik ke Istana
• 13 jam lalupantau.com
thumb
5 Berita Populer: Nia Ramadhani soal Isu Cerai; Sule Sentil Urusan Warisan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Petugas Lapas Pangkalpinang Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Bakso
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Terjerat Kasus Narkoba, Eks Kapolres Bima Bakal Jalani Sidang Etik!
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.