JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus pembunuhan siswi SMP di Bandung berinisial ZAAQ (14) di lahan bekas objek wisata Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat, mulai menemukan titik terang. Kepolisian menyebut motif utama pelaku adalah rasa sakit hati setelah korban memutus hubungan pertemanan.
Kapolres Cimahi, Niko N. Adi Putra, mengungkapkan bahwa tersangka YA (16) mengaku menyimpan dendam terhadap korban. Hubungan pertemanan yang telah terjalin sekitar tiga tahun berakhir sepihak, dan hal itu diduga menjadi pemicu aksi nekat tersebut.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku sakit hati karena korban memutus hubungan pertemanan mereka," katanya di Cimahi, Minggu (15/2) mengutip Antara.
Hubungan Dekat yang Berujung Kekerasan
Menurut kepolisian, hubungan korban dan pelaku sebelumnya cukup akrab. Keduanya bahkan sempat bersekolah di Garut sebelum korban pindah ke Bandung. Meski terpisah kota, komunikasi disebut masih berjalan.
Baca Juga: Kirab Barongsai 5 Ekor Naga di Madiun hingga Kelap-Kelip Lampiuon di Pontianak Jelang Imlek
"Hubungan mereka seperti kakak dan adik. Walaupun korban sudah pindah ke Bandung, komunikasi masih berjalan," ujar Niko.
Namun keputusan korban untuk mengakhiri pertemanan diduga menjadi titik balik yang berujung tragedi. Polisi menyebut YA menyusul korban ke Bandung dengan niat yang sudah terbentuk.
"Pelaku berangkat ke Bandung untuk menemui korban. Dari pengakuannya, memang sudah ada niat melakukan pembunuhan," ujarnya.
YA diketahui tidak sendiri. Ia diantar oleh AP (17), yang kini juga telah diamankan pihak kepolisian.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- pembunuhan siswi bandung
- kampung gajah
- polres cimahi
- kasus remaja
- kriminal bandung barat
- motif pembunuhan





