Beauty, tren padel kompetitif kian menguat di kalangan profesional urban. Menjawab kebutuhan itu, Monarch resmi membuka Monarch Padel Club Pejaten di Jakarta Selatan sebagai cabang kedua setelah Monarch Padel Academy.
Kehadiran club ini dirancang untuk membawa pengalaman bermain padel ke level yang lebih kompetitif dan menyeluruh.
Berlokasi di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Monarch Padel Club Pejaten menghadirkan enam lapangan padel panoramic berstandar profesional.
Fasilitas ini memungkinkan pemain menguji kemampuan, meningkatkan performa, sekaligus merasakan atmosfer pertandingan yang lebih serius. Spesifikasi lapangan mendukung visibilitas dan fokus permainan sehingga venue ini dapat digunakan untuk turnamen maupun berbagai event kompetitif.
Mengusung konsep “Built for Competitive Play, Beyond the Court”, Monarch merancang club ini bukan hanya sebagai tempat latihan teknik, tetapi juga sebagai arena dengan nuansa intens dan profesional.
Jika sebelumnya Monarch Padel Academy menjadi ruang membangun fondasi permainan, maka club ini menjadi tahap lanjutan bagi pemain yang ingin naik level.
Tak hanya fokus pada kompetisi, Monarch juga menyiapkan area F&B yang luas sebagai ruang interaksi. Setelah pertandingan usai, pemain dapat berdiskusi dan membangun koneksi.
Fasilitas penunjang lain seperti area parkir luas serta mushola representatif turut disediakan untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung dalam jumlah besar, termasuk saat turnamen berlangsung.
Owner Monarch Padel Club Pejaten, Rezky Aditya, menyebut pengembangan ini bagian dari visi jangka panjang.
“Kami melihat padel bukan hanya sebagai olahraga, tetapi sebagai platform untuk membangun komunitas. Monarch Club Pejaten dirancang untuk menjembatani kebutuhan kompetisi sekaligus ruang sosial, sehingga pemain bisa tumbuh bersama, baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Rezky Aditya.
Melalui pendekatan terintegrasi dari pembelajaran hingga fasilitas kompetitif, Monarch Padel menargetkan pertumbuhan ekosistem padel di Indonesia secara konsisten dan berkelanjutan, seiring meningkatnya minat olahraga aktif di kalangan urban.




