Ganggu Pembangunan Papua, Teror KKB Mesti Dihentikan

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Teror kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua mesti direspons dengan serius. Sebab, hal tersebut menghambat pembangunan Papua.

Rentetan teror dilakukan KKB di Papua. Teranyar, yakni penembakan pesawat perintis Smart Air PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. 

“Teror ini bukan hanya keamanan yang terganggu, tetapi seluruh ekosistem pembangunan Papua," kata Direktur Nusantara Parameter Index (NPI), Murmahudi, dalam keterangan yang dikutip Senin, 16 Februari 2026.

Serangan itu menewaskan pilot dan kopilot, serta aksi penembakan terhadap personel TNI di Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. Murmahudi menekankan, bandara perintis di Papua merupakan objek vital nasional.
 

Baca Juga :Satgas Damai Cartenz Sebut Penyerangan Pesawat Smart Air dilakukan 20 Orang KKB
 

Menurut Nurmahudi, fasilitas yang menjadi satu-satunya jalur distribusi logistik, bahan pangan, layanan kesehatan, dan mobilitas masyarakat di wilayah terpencil. Penyerangan terhadap bandara dan pesawat sipil, berarti mengganggu akses masyarakat Papua.

“Tanpa penerbangan perintis, harga kebutuhan melonjak, layanan medis terhenti, guru dan tenaga kesehatan sulit masuk. KKB dengan sadar menciptakan isolasi dan ketertinggalan, lalu rakyat sipil yang menanggung akibatnya,” ujar Nurmahudi.

NPI juga menyoroti fakta penembakan pesawat, penumpang lokal dibiarkan selamat, sementara awak pesawat dieksekusi. Menurut Murmahudi, pola ini menunjukkan teror terencana untuk menyingkirkan layanan publik dan menakuti operator sipil agar angkat kaki dari Papua.

"Selain itu, penyerangan terhadap aparat TNI di Tembagapura yang menewaskan satu prajurit dan melukai dua lainnya dinilai sebagai bagian dari eskalasi kekerasan bersenjata untuk melemahkan stabilitas keamanan," tegas Nurmahudi. 


Penembakan pesawat Smart Air. Foto: Antara

Menurutnya, pembangunan tidak mungkin berjalan di bawah bayang-bayang senjata. Sehingga, perlunya sikap tegas dari pemerintah untuk memperkuat pengamanan objek vital, bandara perintis, dan jalur logistik, serta meningkatkan operasi intelijen dan penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata.

“Negara tidak boleh kalah oleh teror. Teror KKB adalah penghambat nyata pembangunan Papua, dan menindaknya adalah bagian dari melindungi hak hidup dan masa depan rakyat Papua,” kata Murmahudi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tembok Pagar Rumah Roboh Timpa Gedung SMPN 182 Jakarta Selatan | SAPA MALAM
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Cremonese Imbangi Genoa, Emil Audero Dipuji Pelatih Lawan
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Kadang Ternak di Boyolali Kebakaran, Ribuan Ayam Mati Terpanggang
• 17 jam laludetik.com
thumb
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lebat-Sangat Lebat hingga 19 Februari 2026
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Banjir Grobogan Rendam Rel Kereta Jakarta–Surabaya
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.