Pramono: Budaya Betawi Tetap Jadi Akar Jakarta Menuju Kota Global

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta, di tengah transformasi ibu kota menjadi kota global yang berdaya saing.

Komitmen tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum Mohammad Hoesni Thamrin, Senen, Jakarta Pusat, Minggu, 15 Februari 2026. Dalam kesempatan itu, Pramono menekankan bahwa modernisasi Jakarta tidak boleh menghilangkan akar budaya Betawi.

"Pemerintah DKI Jakarta terus berkomitmen menjaga dan mengembangkan budaya Betawi melalui berbagai langkah konkret yang kita lakukan," ujar Pramono dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, pada Senin, 16 Februari 2026.

Menurutnya, pelestarian budaya Betawi harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada ikon atau bangunan besar, tetapi juga mencakup cagar budaya kecil yang memiliki nilai historis bagi masyarakat Betawi.

"Cagar-cagar budaya Betawi mari kita cari kembali. Yang kecil-kecil juga kita rawat bersama. Jangan hanya yang besar saja," tegasnya.

Dalam kepemimpinannya, Pramono juga memastikan sanggar-sanggar seni Betawi di berbagai wilayah Jakarta tetap mendapat perhatian dan dukungan. Ia menilai sanggar menjadi pusat regenerasi budaya dan ruang penting untuk menjaga keberlanjutan identitas Betawi.

Selain itu, Pramono mendorong penguatan pendidikan muatan lokal kebetawian di sekolah-sekolah dasar. Ia menilai pengenalan budaya sejak dini menjadi kunci agar generasi muda Jakarta tetap memiliki ikatan dengan warisan budayanya.

"Muatan lokal kebetawian perlu diajarkan di pendidikan dasar kita karena budaya Betawi begitu kaya," ucapnya.

Tidak hanya pada aspek budaya dan pendidikan, Pramono juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya Betawi. Ia mendorong pelaku UMKM Betawi untuk meningkatkan kualitas kemasan, pemasaran, dan strategi penjualan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

"Dengan pengemasan dan pemasaran yang baik, produk budaya Betawi bisa menjadi kebanggaan sekaligus sumber ekonomi masyarakat," tuturnya.

Kemudian, Pramono juga mengajak masyarakat meneladani nilai-nilai perjuangan Mohammad Hoesni Thamrin, pahlawan nasional asal Betawi yang dikenal menjunjung tinggi keadilan dan martabat bangsa.

"MH Thamrin mengingatkan kita bahwa Betawi bukan hanya soal budaya, tetapi juga tentang perjuangan dan keberpihakan pada keadilan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo mengapresiasi kehadiran dan komitmen Pramono dalam memperkuat pelestarian budaya Betawi.

"Terima kasih kepada Gubernur, Bang Anung, dan seluruh jajaran yang telah membantu memfasilitasi serta bersedia hadir bersama kami. Kehadiran ini semakin memperkuat makna silaturahmi kita," kata Fauzi.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Arah IHSG dan Ramalan Saham Cuan di Tahun Kuda Api 2026
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Lakukan Penguatan Mitigasi, Bupati Jember Percepat Pemulihan 7.445 KK Korban Banjir
• 2 jam lalurealita.co
thumb
4 Rekomendasi Film Bioskop Terbaru untuk Libur Panjang 16-18 Februari 2026
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Ayo Cari Tahu: Keberuntungan di Tahun Kuda Api
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.