Pertumbuhan Ekonomi Jepang Hampir Stagnan pada Akhir 2025

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Ekonomi Jepang hanya tumbuh 0,1 persen quarter-to-quarter pada Oktober-Desember 2025, di bawah ekspektasi pasar.

Pertumbuhan Ekonomi Jepang Hampir Stagnan pada Akhir 2025. (Foto: LDP)

IDXChannel - Ekonomi Jepang hanya tumbuh 0,1 persen quarter-to-quarter pada Oktober-Desember 2025, di bawah ekspektasi pasar.

Dilansir dari AFP pada Senin (16/2/2026), hal tersebut menambah tekanan kepada Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi setelah kemenangan telaknya dalam pemilu baru-baru ini.

Baca Juga:
Makin Panas, Jepang Tangkap Kapal Ikan China

Para analis sebelumnya memprediksi produk domestik bruto (PDB) Jepang tumbuh 0,4 persen quarter-to-quarter pada kuartal lalu, setelah susut 0,7 persen di triwulan sebelumnya.

PDB Jepang tumbuh 0,2 persen year-on-year pada Oktober-Desember 2025, jauh lebih lemah daripada perkiraan median ekonom sebesar 1,6 persen.

Baca Juga:
Bursa Asia Terus Reli, Nikkei Jepang Rekor Lagi

Ekonomi Jepang tumbuh 1,1 persen pada tahun kalender 2025, setelah kontraksi 0,2 persen di 2024.

Takaichi menjadi perdana menteri wanita pertama Jepang pada Oktober lalu. Dia kemudian menggelar menyerukan pemilu sela pada 8

Baca Juga:
Bursa Asia Lesu di Tengah Libur Imlek, Data Jepang Mengecewakan

awal Februari ini.

Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin Takaichi menang telak dalam pemilu itu, meraih dua per tiga kursi di majelis rendah.

Pada November, pemerintahannya mengesahkan paket stimulus senilai 21,3 triliun yen yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan.

Paket tersebut mencakup subsidi energi, bantuan tunai, dan insentif investasi di bidang-bidang utama seperti semikonduktor dan kecerdasan buatan.

Namun, rencana pengeluaran tersebut telah membuat investor khawatir.

Utang Jepang lebih dari dua kali lipat PDB negara tersebut, dan yang tertinggi di antara negara-negara maju.

Bulan lalu, imbal hasil obligasi jangka panjang Jepang mencapai rekor tertinggi setelah Takaichi berjanji untuk sementara waktu membebaskan makanan dari pajak konsumsi untuk mengurangi dampak inflasi pada rumah tangga. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suara Surabaya Media Gelar Megengan Sambut Ramadan, Perkuat Spirit Ibadah dan Kerja
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Trump Bilang Anggota Dewan Perdamaian Janjikan Rp 84 T untuk Bangun Gaza
• 10 jam laludetik.com
thumb
Investigasi Al Jazeera: Ribuan Jasad Warga Gaza Menguap Akibat Senjata Termal Zionis
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bawa Misi Palestina ke Board of Peace, Komisi I DPR Beri 3 Pesan Penting untuk Prabowo
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Kronologi Pemecatan Dokter Piprim oleh Menkes Versi RSUP Fatmawati, Apa Alasannya?
• 4 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.