Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Washington DC, Amerika Serikat. Prabowo terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (16/2).
Prabowo dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Mensesneg Prasetyo Hadi.
Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Presiden, Prabowo akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump.
Prabowo juga akan membahas penguatan hubungan Indonesia-AS termasuk kerja sama strategis di berbagai bidang.
Kunjungan kerja ini merupakan upaya aktif diplomasi untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global.
Prabowo dalam kunjungan ke AS didampingi Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, dan Seskab, Letkol Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, Prabowo telah memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih khususnya di bidang ekonomi pada Minggu (15/2) malam. Prabowo membahas beberapa hal, termasuk perundingan ekonomi dengan Amerika.
"Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapa pun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia," kata Teddy.
Teddy menekankan, Prabowo ingin agar setiap perundingan dengan negara mana pun dapat menguatkan rantai pasok industri nasional. Prabowo ingin setiap kebijakan yang diambil dapat menguntungkan rakyat Indonesia.
"Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus segera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia," kata Teddy.





