Viral Bus Transjakarta Ngebul di Halte Pancoran Buat Penumpang Panik Berhamburan, Ternyata Ini Penyebabnya

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Suasana Halte Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu siang, 14 Februari 2026, mendadak heboh. Sebuah bus Transjakarta koridor 9 rute Pinang Ranti–Pluit tiba-tiba mengeluarkan asap tebal dari bagian belakang saat sedang berhenti.

Kejadiannya pun viral di media sosial (medsos). Dalam rekaman yang beredar, kepulan asap pekat terlihat membumbung dari area mesin belakang bus. Sejumlah penumpang tampak panik dan bergegas turun menyelamatkan diri.

Baca Juga :
Rekaman CCTV Ungkap Detik-detik Pejalan Kaki Tewas Terlindas Bus Transjakarta, Korban Sempoyongan
Viral Wanita Alami Rasisme di Bus TransJakarta Koridor 10 H

Insiden terjadi sekitar pukul 13.33 WIB. Armada yang mengalami gangguan diketahui bernomor DMR 715 milik operator Damri. Menanggapi kejadian tersebut, pihak Transjakarta menyampaikan permintaan maaf kepada publik.

“PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas gangguan teknis yang terjadi pada armada bus DMR 715, milik operator Damri rute Koridor 9 (Pinang Ranti - Pluit) di Halte Pancoran pada Sabtu, 14 Februari 2026,pukul 13.33 WIB,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangannya, Senin, 16 Februari 2026.

Dari hasil pengecekan awal, gangguan dipicu oleh masalah pada kap mesin belakang. Terjadi kebocoran radiator yang disertai lepasnya vanbelt sehingga memunculkan asap tebal. Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan cepat.

“Seluruh pelanggan telah dievakuasi dengan aman ke area halte dan dialihkan ke bus berikutnya dengan tertib,” katanya.

Sebagai langkah lanjutan, Transjakarta langsung menarik armada tersebut dari operasional.

“Transjakarta memutuskan untuk melakukan pemberhentian operasi sementara (grounded) armada bus tersebut. Langkah ini diambil guna melakukan inspeksi menyeluruh (comprehensive check) dan memastikan setiap unit memenuhi standar kelaikan jalan yang ketat sebelum diizinkan kembali melayani pelanggan,” kata dia.

Tak berhenti di situ, investigasi internal juga dilakukan. Pihak Transjakarta memeriksa 59 unit bus gandeng BBG merek Zhongtong, khususnya pada sistem pendingin.

“Kami berkomitmen untuk tidak menoleransi segala bentuk pengabaian standar teknis demi menjamin keamanan dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama. Seluruh armada yang terdampak akan melalui proses audit teknis sebelum kembali beroperasi melayani pelanggan,” ujarnya.

Baca Juga :
Kacau! Bus TransJakarta Lindas Pejalan Kaki di Jaksel hingga Tewas, Begini Kronologinya
Banyak Warga Ngeluh Waktu Tunggu Transjakarta Lama, Pramono Bilang Gini
Tiket Transjakarta Kini Bisa Dibeli Lewat Aplikasi GoPay, Begini Caranya!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Ajak Pemred Tinjau Terminal Plumpang untuk Pastikan Mutu BBM Terjaga Ketat
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Kuil Zaman Besi Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Denmark
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Bursa Transfer Liverpool: Dominik Szoboszlai Ingin Bermain di Real Madrid
• 13 jam lalugenpi.co
thumb
Gaza mulai proyek pembersihan sampah, jalan bagi pemulihan ekonomi
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.