Polisi masih meneliti jenis proyektil atau peluru yang ditembakkan ke Amat Muzakhim (56 tahun), suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah.
Peluru itu meleset tidak mengenai Amat.
“Kita masih menunggu pemeriksaan dari Bidlabfor Polda Jateng untuk memastikan kaliber berapa (pelurunya),” ujar Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, Senin (16/1).
“Kemudian (jenis) senjata api yang digunakan. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan,” katanya.
Sejauh ini, lanjut Yusuf, terduga pelaku baru satu orang. Terkait motif, pihaknya juga belum dapat memastikan lantaran pelaku masih dalam pengejaran Tim Resmob Polres Pekalongan dan Jatanras Polda Jateng.
“Belum bisa menyimpulkan karena pelaku masih kita lakukan pendalaman terus bersama Tim Resmob dan Polda Jateng. Semoga segera bisa diungkap,” kata Yusuf.
Insiden penembakan itu terjadi saat Amat sedang duduk di teras rumahnya di Dukuh Cap Gawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (14/2/2026) pukul 21.10 WIB.
Amat Muzakhim merupakan suami dari Hj Nur Fatwah, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Komisi A Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia juga dikenal sebagai aktivis dan tokoh masyarakat setempat.
Saat itu, Amat baru tiba di rumah sekitar pukul 20.30 WIB. Ia lalu menerima sejumlah tamu di teras rumahnya, termasuk kepala desa.
Tak lama kemudian, pemotor berhenti di depan rumah. Pemotor itu sendirian, mengenakan helm dan masker. Tiba-tiba ia meletuskan senjata api dan langsung kabur.




