Penulis: Rono Simamora
TVRINews, Dumai
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Dumai melaksanakan pemeriksaan air seni (tes urine) secara acak terhadap warga binaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi yang dirangkaikan dengan tes urine tersebut merupakan langkah preventif sekaligus bentuk komitmen nyata dalam menjaga integritas lingkungan rutan.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk mewujudkan Rutan Dumai Zero Halinar. Selain melakukan pengawasan melalui tes urine sebagai langkah konkret menjaga lingkungan tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba, kami juga memberikan pemahaman terkait bahaya penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan sosialisasi,” tegas Enang, dikutip Senin, 16 Februari 2026.
Dari hasil tes urine terhadap 45 warga binaan, seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan tes urine dan sosialisasi yang digelar sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Dumai sebagai langkah deteksi dini sekaligus memberikan edukasi kepada warga binaan terkait dampak penyalahgunaan narkoba baik dari aspek kesehatan, sosial, serta konsekuensi hukum.
Dalam sesi tersebut, warga binaan diberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya narkoba dan diajak membangun komitmen untuk tidak kembali terjerumus dalam penyalahgunaan zat terlarang.
Usai kegiatan, pihak BNNK Dumai turut mengapresiasi sinergi yang terjalin dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala guna memperkuat upaya pencegahan dan pengawasan di lingkungan Rutan.
Editor: Redaktur TVRINews




