Dokter Piprim Dipecat karena Pelanggaran Berat, Bolos Kerja 28 Hari

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama RSUP Fatmawati Wahyu Widodo mengatakan, Piprim Basarah dipecat karena telah terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat, yaitu tidak pernah masuk kerja tanpa alasan yang sah.

"Beliau diberhentikan karena mangkir berturut-turut selama 28 hari. Ini melanggar PP No 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS," ujar Wahyu saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/2/2026).

Piprim dinilai telah melanggar PP tersebut yang berbunyi, "Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 28 hari kerja atau lebih dalam 1 tahun."

Baca juga: Alasan dan Kronologi Lengkap Pemecatan Dokter Piprim Versi RSUP Fatmawati

Wahyu mengungkapkan, Piprim enggan menjalankan tugasnya di RSUP Fatmawati karena merasa adanya permasalahan dalam proses mutasinya dari RSCM.

"Kalau dia menyatakan waktu sidang itu, ya karena prinsip dia bahwa mutasinya itu meritokrasinya enggak benar, jadi enggak mau, seperti itu," ujar Wahyu.

Padahal, menurut Wahyu, masalah tersebut bukan merupakan ranah RSUP Fatmawati, yang hanya menerima adanya dokter spesialis jantung dari pusat.

Baca juga: Dokter Piprim Mengaku Dipecat oleh Menkes

Wahyu menilai, Piprim semestinya dapat menjalankan tugas karena mutasi merupakan suatu hal yang biasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kalau kita kan tantangan ASN siap ditempatkan di manapun kan. Masalah tempat kemudian menggugat itu hal yang lain," ucap dia.

Dokter Piprim dipecat

Sebelumnya, Piprim Basarah mengaku dipecat oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Akhirnya saya dipecat oleh Pak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin," ucap Piprim lewat akun Instagram-nya.

Dalam pernyataannya itu, Piprim juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pasien dan peserta didiknya karena tidak bisa lagi mendampingi mereka.

Baca juga: Dirut RS Fatmawati Jelaskan Kronologi Pemecatan Dokter Piprim

"Kepada seluruh pasien-pasien saya, khususnya RSCM, murid-murid saya, mahasiswa saya, residen, calon dokter anak, dan fellow calon konsultan jantung anak, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak lagi bisa mendampingi kalian-kalian dalam menempuh pendidikan kalian," ujar dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dokter Piprim secara tersirat menyampaikan bahwa pemecatannya berhubungan dengan sikap kritisnya terhadap kolegium yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Dan karena saya menolak mutasi yang tidak sesuai dengan asas meritokrasi terhadap mutasi seorang ASN, kemudian saya dipecat oleh Bapak Menteri Kesehatan," tutur dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tembok Milik Warga Roboh, Kerusakan di SMPN 182 Ditargetkan Rampung 23 Februari
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Awal Ramadhan 1447 H Berpotensi Beda, MUI: Jangan Jadikan Perpecahan!
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Bapanas Sebut Pasokan Pangan Jabodetabek Aman Jelang Ramadan
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
KSPSI Dukung Polri Tetap Langsung di Bawah Presiden
• 4 jam laludetik.com
thumb
Sebulan Sebelum Wafat, James Van Der Beek Beli Ranch Mewah Seharga 80 Miliar
• 22 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.