JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengamankan dua kontainer baju dan kain batik dari tiga pencuri batik tulis di JICC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).
Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang AKP Ikhsan Rangga mengatakan, selain barang bukti tersebut, ditemukan pula dua karung besar warna putih berisi baju dan kain batik.
"Lalu ada satu buah koper isi baju batik dan kain batik. Lima buah kantong plastik warna merah isi baju batik dan kain batik, lalu satu buah koper isi baju batik," ujar Ikhsan dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/2/2026).
Barang bukti lainnya berupa tiga unit ponsel dan satu unit mobil Toyota Cayla bernomor polisi F-1091-FBU ikut diamankan dalam penangkapan ini.
Menurut Ikhsan, tiga pelaku kini berstatus tersangka kasus pencurian dengan pemberatan dan disangkakan pasal 477 KUHP.
Baca juga: Viral Pencurian Kain dan Baju Batik di JICC, Kerugian Capai Rp 1,3 Miliar
Adapun pencurian bermula ketika korban berinisial H datang ke Polsek Tanah Abang sekitar pukul 13.00 WIB untuk melaporkan tindakan pencarian.
"Diketahui pencurian terjadi pada hari Rabu tanggal 4 Februari 2026 sekitar jam 08.00 WIB, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 1,37 miliar," ungkap Ikhsan.
Dari laporan tersebut anggota reskrim Tanah Abang langsung mengecek TKP dan melakukan pengecekan CCTV.
Dari situ terlihat pelaku menggunakan kendaraan mobil toyota Cayla nomor polisi F-1091-FBU.
Berbekal petunjuk tersebut, anggota Reskrim melakukan penyelidikan terhadap kendaraan maupun pelaku.
Selanjutnya, pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar jam 02.00 WIB, Polsek Tanah Abang menangkap tiga pelaku di tempat berbeda.
"Pada hari Kamis tanggal 12 Februari 2026 sekitar jam 04.00 WIB, anggota Reskrim mendatangi kediaman rumah pelaku, Ledy Dwanty Naema Koen," ungkap Ikhsan.
Saat itu, suami dari Ledy ditangkap, sementara Ledy tidak ada di tempat.
"Selanjutnya suami pelaku memberitahukan kediaman istrinya. Atas petunjuk suaminya saudari Ledy akhirnya dapat diamankan," tutur Ikhsan.
Baca juga: Pencurian Kabel LAA KRL di Stasiun Citayam-Bojonggede Terjadi 2 Kali dalam 2 Pekan