JAKARTA, DISWAY.ID - Arab Saudi segera menentukan awal puasa Ramadan 2026.
Mahkamah Agung Arab Saudi mengumumkan bahwa pemantauan hilal untuk Ramadan 2026 akan dilakukan pada hari Selasa 17 Februari 2026.
Dalam sebuah pernyataan resmi tersebut menyerukan kepada seluruh umat Muslim di negara itu untuk mencoba melihat hilal Ramadan pada esok hari dilansir dari Morocco World News.
Bahwa siapa pun yang melihat hilal, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teropong, diminta untuk melaporkannya ke pengadilan terdekat guna mendaftarkan kesaksiannya.
BACA JUGA:Harga Sembako Naik Jelang Imlek dan Puasa, Cabai Keriting, Telur, dan Daging Sapi Jadi Segini
Perhitungan astronomi menunjukkan bahwa hari pertama Ramadan 2026 diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari, di sebagian besar negara, termasuk Arab Saudi.
Para astronom meyakini bahwa hilal tidak akan terlihat pada Selasa malam.
Maroko juga dijadwalkan melakukan pemantauan hilal Ramadan pada hari Selasa.
BACA JUGA:Panduan Niat Mandi Wajib sebelum Puasa Ramadhan 2026 dan Bacaan Doanya, Umat Muslim Cek!
Para astronom setempat memperkirakan bulan juga tidak akan terlihat, sehingga hari pertama Ramadan kemungkinan besar akan jatuh pada Kamis.
Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Islam.
Umat Muslim di seluruh dunia merayakan bulan ini dengan berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam, menahan diri dari makan dan minum selama jam puasa, yang berbeda-beda di setiap negara tergantung waktu matahari terbenam.
BACA JUGA:Masih Punya Utang Puasa dan Lupa Jumlahnya? Ustaz Khalid Basalamah Bilang Begini
Di Maroko, masyarakat menikmati hidangan berbuka yang beragam, mulai dari makanan manis hingga gurih. Selain kurma serta susu atau air, masyarakat Maroko juga kerap berbuka dengan harira, msmen, dan briouat.
Mayoritas warga menuju masjid untuk melaksanakan salat Magrib sebelum kembali ke rumah untuk menikmati hidangan selanjutnya.
- 1
- 2
- »





