Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Aceh
Pemerintah mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana di Sumatra, termasuk Aceh.
Menjelang Ramadan, pengerjaan huntara terus berlangsung di sejumlah titik. Harapannya, masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman di tempat tinggal sementara tersebut.
Di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, prajurit TNI diterjunkan untuk membantu proses pembangunan. Berdasarkan pantauan pada Senin, 16 Februari 2026, personel TNI terlihat membangun huntara di Desa Aih Selah, Kecamatan Pantan Cuaca.
Sebagian bangunan sudah dipasangi tembok dari papan kayu dan atap seng. Sejumlah personel juga tampak memotong baja ringan untuk rangka bangunan.
Pembangunan serupa berlangsung di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Di lokasi tersebut, beberapa unit huntara telah berdiri dengan dinding papan dan atap seng, sementara unit lainnya masih dalam tahap pemasangan rangka baja.
Setiap huntara nantinya akan dilengkapi fasilitas dasar seperti akses air bersih, listrik, kamar tidur, serta kamar mandi.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan percepatan pembangunan huntara dilakukan sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Itu sudah menjadi arah Bapak Presiden. Kita memberikan dukungan penuh kepada masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Barat yang mayoritas Muslim, agar saat Ramadan mereka bisa beribadah dengan lebih tenang, meski dalam kondisi pascabencana," ujar Dody.
Editor: Redaksi TVRINews





