Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memulai serangkaian latihan militer di Selat Hormuz. Media pemerintah Iran melaporkan latihan militer ini menjelang perundingan dengan Amerika Serikat (AS).
Dilansir AFP, Senin (16/2/2026), latihan perang tersebut, yang durasinya tidak ditentukan, bertujuan untuk mempersiapkan Garda menghadapi "potensi ancaman keamanan dan militer" di selat tersebut, kata televisi pemerintah, setelah AS mengerahkan kekuatan angkatan laut yang besar ke daerah tersebut.
Para politisi garis keras Iran telah berulang kali mengancam akan memblokir selat tersebut, jalur air strategis yang dilalui sekitar 20% produksi minyak dunia.
Latihan tersebut, yang diawasi oleh kepala Garda Jenderal Mohammad Pakpour, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan IRGC untuk bereaksi dengan cepat, demikian dilaporkan media Iran. Garda adalah sayap ideologis militer Iran.
Latihan tersebut berlangsung ketika Teheran dan Washington bersiap untuk putaran pembicaraan baru di Jenewa pada Selasa (17/2), yang dimediasi oleh Oman.
(rfs/whn)





