Jakarta, ERANASIONAL.COM – Penampilan selebritas kerap identik dengan kesan sempurna. Wajah mulus, kulit glowing, serta riasan paripurna seolah menjadi standar yang melekat pada figur publik. Namun baru-baru ini, pedangdut papan atas Tanah Air, Inul Daratista, justru menunjukkan sisi berbeda yang jarang terekspos ke publik.
Lewat unggahan di akun media sosial pribadinya, Inul tampil apa adanya tanpa filter kamera. Ia membagikan foto close-up wajahnya dan secara terbuka mengakui munculnya flek hitam atau bintik penuaan yang mulai terlihat seiring pertambahan usia.
Dalam keterangan unggahannya, Inul menuliskan bahwa foto tersebut adalah wajah aslinya tanpa sentuhan filter. Ia menyebut bintik-bintik di wajahnya sebagai “fleki-fleki alamiah” yang mulai muncul dan tidak bisa sepenuhnya dihilangkan.
Kejujuran tersebut sontak menarik perhatian warganet. Pasalnya, selama ini Inul dikenal dengan penampilan yang selalu terlihat flawless di berbagai kesempatan, baik saat tampil di panggung, menjadi juri ajang pencarian bakat, maupun menghadiri acara televisi.
Di usia 47 tahun, Inul menyadari bahwa perubahan kondisi kulit merupakan hal yang wajar. Ia mengungkapkan bahwa flek hitam tersebut tidak mudah dihilangkan, bahkan cenderung bertambah seiring waktu. Yang bisa ia lakukan hanyalah melakukan perawatan agar tidak semakin menyebar.
Pengakuan ini menjadi refleksi bahwa penuaan adalah proses biologis yang tidak bisa dihindari, bahkan oleh figur publik sekalipun. Di tengah maraknya penggunaan filter digital dan aplikasi penyunting wajah, langkah Inul memamerkan wajah naturalnya dinilai sebagai bentuk keberanian sekaligus kejujuran.
Meski demikian, Inul tetap menyelipkan humor khasnya. Ia mempersilakan para pengikutnya untuk memperbesar foto (zoom in) guna memastikan bahwa dirinya benar-benar tidak menggunakan filter. Ia juga bercanda bahwa biasanya ia memakai filter, terutama saat belum sempat mandi.
Candaan tersebut memperlihatkan karakter Inul yang dikenal santai dan apa adanya. Alih-alih defensif, ia justru merespons isu penuaan dengan ringan dan penuh percaya diri.
Dalam unggahan yang sama, Inul juga mengaku sudah sekitar tiga bulan tidak mengunjungi klinik kecantikan karena kesibukan yang padat. Aktivitasnya sebagai penyanyi, pebisnis, sekaligus figur publik membuat jadwalnya cukup padat.
Sebagai seorang entertainer yang telah berkarier lebih dari dua dekade, Inul memang memiliki segudang aktivitas. Selain tampil di berbagai acara, ia juga aktif mengelola bisnis karaoke keluarga yang ia rintis sejak lama.
Kondisi tersebut membuat perawatan rutin terkadang tertunda. Namun demikian, Inul tetap berupaya menjaga kondisi kulitnya sebisa mungkin agar flek hitam tidak semakin banyak.
Pengakuan ini sekaligus memperlihatkan sisi realistis kehidupan selebritas. Di balik penampilan glamor di layar kaca, ada rutinitas padat dan tantangan pribadi yang juga mereka hadapi.
Lahir dengan nama Ainur Rokhimah pada 21 Januari 1979 di Pasuruan, Jawa Timur, perjalanan karier Inul bukanlah kisah instan. Ia merintis karier dari panggung ke panggung di daerah, tampil dalam hajatan dan acara rakyat sebelum akhirnya dikenal luas.
Namanya melejit pada awal 2000-an berkat goyang khasnya yang fenomenal. Popularitas tersebut mengantarkannya menjadi salah satu pedangdut dengan bayaran tinggi di Indonesia. Namun kesuksesan itu juga diiringi kontroversi yang sempat mengguncang industri hiburan Tanah Air.
Ia pernah menghadapi pencekalan di sejumlah daerah serta perdebatan panjang dengan Raja Dangdut, Rhoma Irama, terkait gaya panggungnya yang kala itu dianggap terlalu berani. Meski sempat diterpa badai kritik, Inul tetap bertahan dan membuktikan eksistensinya.
Seiring waktu, publik mulai melihatnya bukan hanya sebagai pedangdut sensasional, melainkan juga sebagai sosok pekerja keras yang konsisten mengembangkan karier dan bisnis.
Selain dikenal sebagai penyanyi dangdut, Inul juga sukses membangun kerajaan bisnis karaoke keluarga bernama Inul Vizta. Usaha tersebut berkembang di berbagai kota di Indonesia dan menjadi salah satu jaringan karaoke keluarga yang cukup dikenal.
Keberhasilannya di dunia bisnis menunjukkan transformasi Inul dari sekadar entertainer menjadi pengusaha perempuan yang tangguh. Ia kerap membagikan kisah perjuangannya dalam mengelola usaha, menghadapi tantangan ekonomi, hingga mempertahankan bisnis di tengah persaingan.
Dengan latar belakang perjalanan hidup yang penuh dinamika, kejujuran Inul soal kondisi wajahnya terasa semakin bermakna. Ia tidak lagi sekadar berbicara soal kecantikan fisik, melainkan juga penerimaan diri.
Unggahan Inul juga dapat dibaca sebagai pesan tentang penerimaan diri (self-love). Di era media sosial yang sarat pencitraan, banyak orang merasa tertekan untuk selalu tampil sempurna. Filter digital sering kali menciptakan standar kecantikan yang tidak realistis.
Dengan memamerkan wajah tanpa filter, Inul seolah mengingatkan bahwa keriput, flek hitam, dan perubahan kulit adalah bagian dari proses alami. Kepercayaan diri tidak semata ditentukan oleh kesempurnaan visual, tetapi oleh bagaimana seseorang menerima dirinya.
Respons warganet pun mayoritas bernada positif. Banyak yang memuji keberaniannya tampil natural dan menganggapnya tetap cantik di usia matang. Tidak sedikit pula yang mengapresiasi sikap terbukanya sebagai figur publik yang menginspirasi.
Memasuki usia kepala empat, Inul membuktikan bahwa karier dan pesonanya tetap bersinar. Ia masih aktif di dunia hiburan, menjalankan bisnis, serta membangun keluarga bersama suaminya, Adam Suseno.
Pengakuannya tentang flek hitam bukanlah tanda kelemahan, melainkan simbol kedewasaan dan penerimaan diri. Dalam industri yang kerap menuntut kesempurnaan, keberanian untuk tampil apa adanya justru menjadi nilai lebih.
Langkah Inul Daratista ini menunjukkan bahwa menjadi publik figur tidak selalu harus menampilkan sisi sempurna. Terkadang, kejujuran dan keberanian memperlihatkan sisi manusiawi justru membuat sosok tersebut semakin dekat di hati masyarakat.





