Pemkot Serang Gelar Acara Serang Mengaji dan Gebyar Tarhib Ramadhan 1447 Hijriyah

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang sukses menggelar acara Serang Mengaji dan Gebyar Tarhib Ramadhan 1447 Hijriyah di Alun-Alun Barat Kota Serang pada Jumat (13/2).

Sekretaris Umum Satgas Serang Mengaji, Nana Sujana, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh total 15.000 peserta dari berbagai kalangan. Sebanyak 6.000 di antaranya adalah siswa/i yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendbud) Kota Serang, 2.000 siswa/i Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang, 2.000 santri dan santriwati dari Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang, serta 5.000 masyarakat umum Kota Serang.

Baca Juga
  • Kekalahan Dramatis Barcelona dari Girona, Gagal Geser Real Madrid
  • Duel Seru Piala FA: Manchester City Bertemu Newcastle United
  • Wisata 0 Rupiah di Jakarta Lampion Aesthetic Spot Foto Cantik

Kegiatan berjalan dengan konsep “One Man One Juz”, di mana setiap peserta membaca satu juz Alquran. Menurut Nana, antusiasme dan dukungan yang tinggi dari seluruh lapisan masyarakat menjadi bukti komitmen dan sinergitas yang baik dalam mendukung program keagamaan dan pendidikan Alquran di Kota Serang.

Selain itu, Nana juga menyampaikan target program berantas buta baca Alquran yang tengah digalakkan. Dari total 69.000 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 24.000 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Serang, saat ini hanya sekitar 800 orang yang belum mampu membaca Alquran.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Insyaallah dalam 1 hingga 2 bulan ke depan tidak akan ada lagi yang tidak bisa baca Alquran,” ucapnya dengan optimis.

Untuk merealisasikan target tersebut, telah dilakukan program Training of Trainer (TOT) bagi seluruh guru Kelompok Pembinaan Islam (KPI) dan/atau guru agama, yang diselenggarakan oleh Badan Wakaf Alquran (BWA). Melalui pelatihan ini, para guru telah memiliki kompetensi dan metode pembelajaran cepat membaca Alquran, sehingga mampu mengajarkan kepada murid-muridnya dengan cara yang efektif dan benar.

“Pelatihan dilakukan secara bertahap per sekolah, dengan pembagian kelompok sekitar 100 guru untuk menangani 300 hingga 400 siswa. Dengan demikian, setiap sekolah diharapkan dapat secara mandiri melaksanakan program berantas buta baca Alquran,” pungkas Nana.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
XLSMART (EXCL) Habiskan Capex Rp11,18 Triliun pada 2025, Cek Target 2026
• 11 menit lalubisnis.com
thumb
Festival Imlek di Kawasan Bundaran HI Dipadati Warga, Instalasi Lampion Jadi Sasaran Swafoto
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Hari Raya Imlek, 44 Warga Binaan Terima Remisi Khusus
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Spanyol: Barcelona Dibekap Tetangga, Madrid Kuasai Takhta
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Raja Malaysia Sultan Ibrahim Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Koruptor, Termasuk Pejabat Antirasuah
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.