JAKARTA, DISWAY.ID -- Banjir yang merendam Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah kian meluas pada Selasa, 17 Februari 2026.
Tercatat warga yang terdampak terus meningkat menjadi 9.000 kepala keluarga (KK) akibat meluasnya genangan dari wilayah hulu ke hilir.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, hingga Senin malam, tidak terdapat pengungsian terpusat bagi warga terdampak banjir di Grobogan.
BACA JUGA:Telkomsat Kembangkan Layanan Internet Merah Putih, Jangkau Daerah 3T
BACA JUGA:96 Lokasi Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1447 H dari Aceh hingga Papua
"Warga yang terdampak banjir sebagian besar melakukan evakuasi mandiri ke rumah kerabat terdekat atau ke tempat yang lebih aman," kata Abdul Muhari dalam keterangannya.
Kata Abdul Muhari, meluasnya banjir terjadi seiring pergerakan debit air kiriman dari hulu yang berangsur menuju wilayah hilir.
Di sejumlah kecamatan bagian hulu, genangan dilaporkan telah surut, sementara di wilayah hilir justru mengalami penambahan tinggi muka air.
Secara kronologi kejadian, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Grobogan pada Minggu, 15 Februari pukul 21.00 WIB hingga Senin, 16 Februari pukul 05.00 WIB.
Selain curah hujan lokal, banjir juga dipicu kiriman air dari hulu Sungai Glugu, Sungai Jajar, Sungai Tuntang, serta Sungai Lusi yang menyebabkan sungai tidak mampu menampung debit air dan meluap ke permukiman warga.
BACA JUGA:Tentukan Kapan Awal Ramadan, Pemantauan Hilal Digelar Selasa 17 Februari 2026
BACA JUGA:Imlek 2577 Kongzili, Menag: Semoga Tahun ini Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan
Tercatat 42 desa di 10 kecamatan terdampak, dengan satu unit rumah mengalami rusak berat.
Selain itu, terdapat sejumlah titik tanggul jebol, antara lain di Sungai Cabean Desa Tajemsari Kecamatan Tegowanu, Sungai Jajar Baru di Dusun Krasak dan Dusun Klampisan Desa Mojoagung Kecamatan Karangrayung (masing-masing sepanjang 15 meter), Sungai Jratun di Dusun Mbaru Desa Kebonagung Kecamatan Tegowanu, serta dua titik tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding Kecamatan Godong.
Wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Kedungjati, Tegowanu, Gubug, Purwodadi, Karangrayung, Geyer, Toroh, Pulokulon, Penawangan, dan Godong.
- 1
- 2
- 3
- »




